Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Waspada, Flu Babi Mulai Masuk Kabupaten Kupang

Avatar photo
Reporter : Makson Saubaki Editor: Redaktur
Foto. Waspada, Flu Babi Mulai Masuk Kabupaten Kupang.
Foto. Waspada, Flu Babi Mulai Masuk Kabupaten Kupang.

Oelamasi, KupangBerita.com,– Masyarakat Kabupaten khususnya peternak babi agar selalu waspada dengan ancaman virus flu babi atau African Swine Fever (ASF).

Virus ASF ini sudah endemi dan dapat dipastikan akan terulang setiap tahun.

Data resmi belum ada, namun sudah mulai terlapor dari kecamatan Kupang Timur, Amabi Oefeto, dan Kupang Tengah bahwa ada ternak babi mereka yang mati.

Hal tersebut diungkapkan Kabid Keswan, Kesmavet, Pengolahan dan Pemasaran, Dinas Peternakan Kabupaten Kupang, drh. Yosep Paulus, Senin (05/02) di Oelamasi.

Baca Juga:  Siap Siap, Mulai Selasa (02/4) Pemerintah Berlakukan Jalur Jembatan Liliba 1 Jalur Pada Malam Hari

Dijelaskan Yos Paulus, untuk mencegah virus ASF agar tidak menyebar, peternak tidak boleh sembarang menerima tamu di kandang.

“Sebaiknya jangan menerima tamu di kandang karena tidak ada obat untuk ASF. Dan memang untuk saat ini belum ditemukan obat (vaksin) untuk mengatasi virus ASF. Yang ada vaksinnya itu hanya Hoc Colera.

Selain itu, peternak harus menjaga sanitasi kandang, memberikan vitamin, asupan makanan yang seimbang, dan rutin menyemprotkan disinfektan diarea kandang ,”ungkapnya.

Disampaikan drh. Yos Paulus, bahwa setiap tahun selalu muncul virus ASF pada bulan Januari, Februari.

Baca Juga:  Sidak Pasar Bersama TPID, Penjabat Wali Kota Kupang Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying

“Saat ini sudah terjadi di Kabupaten Sika. Sementara di kabupaten Kupang baru terlapor 1 atau 2 kasus. Namun, untuk memastikan pemeriksaannya saat ini kita keterbatasan dana.

Tetapi berdasarkan informasi sudah ada yang melaporkan. Masyarakat langsung kontak kita dan melapor jadi kita jalan secara suka rela,” pungkasnya.

Lebih lanjut dijelaskan Yos Paulus, bahwa saat ini pihaknya tengah konsentrasi memberikan vaksinasi
Rabies atau penyakit anjing gila.


Powered By NusaCloudHost