Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur NTT Resmikan Program Air Sehat Langsung Diminum, Kini Warga Amarasi Nikmati Air Bersih

Avatar photo
Foto. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), meresmikan program air sehat standar WHO di desa Oenoni II.
Foto. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), meresmikan program air sehat standar WHO di desa Oenoni II.

Kupangberita.com — Masyarakat Desa Oenoni II, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang kini dapat menikmati air bersih yang layak dan langsung konsumsi berkat

kerja sama Pemkab Kupang dengan Goerg Fischer dan Waha Mitra Indonesia (WMI).

Acara peresmian tersebut dihadiri oleh Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), Bupati Kupang Korinus Masneno, Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe, Country Director WMI Jan Daniel, Anggota DPRD Provinsi, para Staf Khusus Gubernur, para Pimpinan OPD Propinsi dan Kabupaten Kupang, Camat Amarasi Maher Ora dan jajarannya, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL)
mengatakan, air merupakan kebutuhan dasar manusia di bumi.

Baca Juga:  Daftar 18 Kabupaten Kota di Indonesia yang Memakai Nama Arah Mata Angin Timur, 4 di NTT

Aneh memang, jika untuk air bersih saja Gubernur tiba disini. Namun karena airnya berbeda dengan air lainnya, maka saya hadir di desa Oenoni II.

Hal tersebut disampaikan Gubenur VBL Saat meresmikan Program Air Sehat Standar WHO berkat berkat kerja sama Pemkab Kupang dengan Goerg Fischer dan Waha Mitra Indonesia (WMI), Rabu (09/03/ 2022).

Atas nama Pemerintah Propinsi dan masyarakat, VBL mengucapkan terima kasih kepada WMI karena tidak semua bisa melakukan hal yang WMI lakukan saat ini. Semoga kerja sama ini bisa berjalan dengan penuh kasih.

Menurut VBL, budaya kita menghambat pembangunan di daerah kita. Dimana, ini menjadi salah satu tantangan besar seperti perbaikan jalan, stunting dan kemiskinan.

Baca Juga:  Daftar 19 Wilayah Kabupaten dan Kota Menggunakan Nama Arah Mata Angin Barat, 13 dan 14 Ada di NTT

“Tantangan tersebut juga merupakan beban bagi pemerintah dalam membangun NTT yang lebih baik.

Camat hingga kades diharapkan mampu untuk mendesain masyarakat yang berkualitas agar bisa menjadi pembelajaran untuk kemajuan pembangunan baik soal jalan, pendidikan, kemiskinan maupun soal air,” ujar Gubernur.

“Pemerintah akan terus membantu secara bertahap sesuai dengan budget yang tersedia.

Jika semuanya berjalan dengan baik, maka kita menyiapkan generasi-generasi terbaik di NTT untuk mengisi pembangunan secara baik,” tambahnya lagi


Powered By NusaCloudHost