Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Seorang IRT di Desa Taloetan Dianiaya Hingga Meningal, Kuat Dugaan Oknum Anggota TNI-AD Terlibat

Avatar photo
Foto. Kapolres Kupang AKBP Aldinan RJH Manurung SH., SIK., M.Si saat memberikan keterangan pers Selasa (02/02) di Mapolres Kupang.
Foto. Kapolres Kupang AKBP Aldinan RJH Manurung SH., SIK., M.Si saat memberikan keterangan pers Selasa (02/02) di Mapolres Kupang.

Kupangberita.com — Polres Kupang bersama Polsek Kupang Barat ungkap pelaku kasus kekerasan hingga berujung meninggal dunia. Motifnya Korban dianggap tukang santet/ suanggi.

Kasus ini terjadi di Desa Taloetan Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang – NTT.

Keempat orang pelaku kini telah diamankan dan juga di tetapkan sebagai tersangka, keempat orang tersangka tersebut berinisial DIN ( oknum anggota TNI-AD), MN, YMB dan AM.

Hal ini disampaikan Kapolres Kupang AKBP Aldinan RJH Manurung SH., SIK., M.Si didampingi Kapolsek Kupang Barat IPDA Hendra Karel Wadu dan KBO Reskrim IPTU Nuriyani T.B saat jumpa pers, Rabu (02/02) di Polres Kupang mengatakan, Kasus ini terjadi tanggal 24 April 2021 sekitar pukul 20.00 wita yang mengakibatkan korban Yakoba Lensini Sakh meninggal dunia pada tanggal 18 Mei 2021 korban meninggal dunia karena mengalami kekerasan fisik dari para tersangka.

Baca Juga:  Bejad! Cabuli 4 Siswi, Oknum Guru SD di Kabupaten Kupang Dipolisikan

Suami korban Fergi Lensini pun mendapat perlakuan yang sama dengan istrinya yaitu dikeroyok oleh para tersangka.

Suami korban kemudian melaporkan kejadian ke Polsek Kupang Barat tanggal 17 Juni 2021.

Korban meninggal karena mengalami kekerasan fisik. “Ada tersangka yang memukul korban menggunakan tangan, ada yang menendang dan menginjak, menjambak rambut korban bahkan ada pelaku yang memaksa korban minum air garam serta makan daun kelor mentah,” ujar Aldinan.

“Guna mengungkap penyebab kematian korban, Polsek Kupang Barat berkoodinasi dengan Pusdokes Polda NTT dan keluarga korban untuk melakukan pembongkaran kubur (Ekshumasi) serta melakukan otopsi terhadap jasad korban pada tanggal 09 Nopember 2021.


Powered By NusaCloudHost