Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Wali Kota Kupang Resmikan Pusat Kuliner Loti K3T

Avatar photo
Wali Kota Kupang Jefirstson R. Riwu Kore Resmikan Pusat Kuliner Loti di ujung jembatan Petuk II.
Wali Kota Kupang Jefirstson R. Riwu Kore Resmikan Pusat Kuliner Loti di ujung jembatan Petuk II.

Kupangberita.com – Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM., MH., meresmikan pusat kuliner “Loti Klasis Kota Kupang Timur (K3T)” yang digelar oleh Jemaat GMIT Hosana Sungkaen, Klasis Kupang Timur di jalur 40, Kelurahan Naimata, Selasa (19/10).

Pusat kuliner tersebut bakal menjadi rest area bagi para pengguna jalan di jalur 40 serta warga sekitar untuk melepas dahaga dan mengisi perut dengan jajanan yang disuguhkan jemaat.

Terdapat 15 tenda yang disediakan oleh Bank NTT untuk digunakan oleh jemaat sebagai tempat berjualan, tepat di ujung jembatan Petuk II.

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM., MH., dalam peresmian tersebut menyampaikan terima kasih kepada Klasis Kota Kupang Timur yang melalui program ini sudah mengingatkan Pemerintah Kota Kupang untuk senantiasa memperhatikan sesama saudara yang membutuhkan.

Baca Juga:  Miris, 5 Bulan Dokter PTT di Kabupaten Kupang Belum Gajian, Ini Jawaban Kadis Kesehatan

Diakuinya karena keterbatasan data dan dana, masih banyak warga yang belum tersentuh perhatian Pemkot Kupang.

Wali Kota mengapresiasi langkah yang diambil oleh Klasis Kota Kupang Timur yang menurutnya sudah membantu tugas pemerintah.

Lewat pemberdayaan ekonomi jemaat dan diyakininya akan menjadi kekuatan yang luar biasa jika dapat diterapkan di tempat lain juga.

Karena itu Wali Kota berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi warga Kota Kupang lainnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga menuturkan bahwa kurang lebih satu tahun lagi masa jabatannya sebagai Wali Kota akan berakhir.

Namun dia akan terus berjuang untuk memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat kecil yang membutuhkan.

Salah satunya adalah melalui program bedah rumah, yang menyediakan rumah layak huni bagi warga yang tidak mampu.

Baca Juga:  Disnak Kabupaten Kupang Siap Kirim 2.821 Ternak Sapi Keluar NTT

Saat ini sudah ratusan unit rumah yang berhasil dibangun dan ke depan masih akan ada rumah warga yang akan dibedah.

Apresiasi juga disampaikan Anggota Majelis Harian Sinode GMIT, Fary Francis. Menurutnya program ini sesuai dengan komitmen Sinode GMIT, yakni gereja tidak hanya hadir di mimbar tetapi juga di dapur jemaat dan di pasar untuk pengembangan ekonomi jemaat.

Menurutnya langkah yang diambil oleh Klasis Kota Kupang Timur ini dapat menjadi contoh bagi klasis lain dalam rangka pemberdayaan jemaat.

Kepada Wali Kota, mewakili Sinode GMIT Fary Francis meminta untuk tidak hanya sekedar meresmikan lokasi tersebut tetapi juga terus melakukan pendampingan yang berkelanjutan.


Powered By NusaCloudHost