Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Cerita Nakes Selamat dari Serangan KKB Papua, Pernah Mengabdi di RSUD Naibonat

Avatar photo
Lukas Ludji.
Lukas Ludji.

Kupagberita.com — Sembilan tenaga kesehatan (nakes) yang menjadi korban penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, ternyata tiga orang asal NTT.

Ketiga nakes asal NTT yakni Lukas Ludji dari Kabupaten Kupang, Emanuel Abi TTU dan Marselinus Ola Atanila kabupaten Lembata. Kini ketiganya sementara berlindung di kantor KOMNAS HAM sambil menunggu informasi dari pemerintah.

Lukas Ludji Senin ( 20/09/21) melalui sambungan telepon mengisahkan, ia bersama ketiga rekannya harus lari menuju Pos Pamtas TNI yang jaraknya kurang lebih lima ratus meter.

Baca Juga:  Penjabat Bupati Kupang: Inovasi Daerah Jadi Kunci Meningkatkan Daya Saing dan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat

Dalam keadaan lari masih saja tetap di kejar KKB beruntung anggota TNI melihat kami dan memberikan tembakan perlindungan hingga anggota KKB mundur.

“Sebenarnya kami ada empat orang tapi teman yang satu berpencar hingga kini belum diketahui kondisinya,”ujar lukas Ludji.

Lukas ludji kostum merah bersama warga di kiwirok.
Lukas ludji kostum merah bersama  rekan kerja di kiwirok.

Tentang kronologi hingga sampai di kiwirok
Setelah menyelesaikan studinya di Stikes Jogja ia sempat mengabdikan diri di RSUD Naibonat selama satu tahun.

Anak ke empat dari bapak Robinson Ludji dan Bedelina Dere, lebih menyukai tantangan menjalankan tugas di daerah terpencil.

Baca Juga:  Ketahuan Berswafoto Saat Upacara Berlangsung, Pj. Bupati Kupang Katai PPPK Bodoh

Berbekal latar pendidikan dan panggilan jiwa menjalankan misi pelayanan kesehatan, ia berangkat ke papua dan menjadi tenaga kontrak daerah di kabupaten Pegunungan Bintang.


Powered By NusaCloudHost