Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Setelah Jumpa Presiden, Aliansi Kembali Berjumpa dengan Gubernur NTT: Ini Hasilnya 

Avatar photo
Foto. Aliansi Peduli Kemanusiaan Kasus Pembunuhan ibu dan Anak saat menjumpai Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat.
Foto. Aliansi Peduli Kemanusiaan Kasus Pembunuhan ibu dan Anak saat menjumpai Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat.

Kupangberita.com — Aliansi Peduli Kemanusiaan melakukan audiensi mengenai Kasus Pembunuhan Ibu (Astrid Manafe) dan Anak (Lael Maccabe) di Penkase, Oeleta Kecamatan Alak, Kota Kupang dengan Gubernur NTT, Dr. Viktor Bungtilu Laiskodat SH, MSi bertempat di kantor Gubernur NTT Senin,(28/03/22)

Aliansi Peduli Kemanusiaan dalam melakukan proses pengawalan kasus pembunuhan ibu dan anak di penkase oeleta telah melakukan Aksi Damai sebanyak X (Sepuluh) kali.

Usaha ini dilakukan untuk mencari keadilan dalam proses penanganan kasus yang ditangani oleh POLDA NTT.

Perwakilan Aliansi Peduli Kemanusiaan peradilan (APK) dalam bertemu dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur ini bertujuan untuk menyampaikan hasil perjuangan aliansi pada tanggal 23 Maret 2022 pada saat melakukan aksi damai jilid X (Sepuluh) dimana APK mengalami bentrok dengan pihak kepolisian karena melarang aliansi untuk melakukan aksi pada jalur Bundaran Merpati dan merampas semua atribut aliansi.

Baca Juga:  Luar Biasa! Polres Kupang Berhasil Ciduk 1 DPO, Kasus Pembakaran Rumah di Amarasi Selatan

Koordinator Aliansi Peduli Kemanusiaan Christo M.T Kolimo yang bertemu juga dengan Gubernur NTT menyampaikan bahwa Aliansi juga berusaha untuk bertemu dengan Presiden RI pada saat datangnya Presiden RI Ke NTT pada tanggal 23 Maret 2022.

“Kami sesalkan tindakan represif dari pihak kepolisian yang merampas secara paksa semua atribut, mendorong para aktivis perempuan, berlaku kasar dalam verbal dan tindakan yang merupakan sebuah pelanggaran.

Kebebasan berpendapat adalah hak yang dijamin UU tapi ternyata hal itu tidak berlaku bagi kepolisian.

Baca Juga:  Daftar 18 Kabupaten Kota di Indonesia yang Memakai Nama Arah Mata Angin Timur, 4 di NTT

Pada tanggal 24 Maret 2022 perwakilan kami berhasil bertemu dengan Presiden RI, Joko WIdodo lewat Barisan Relawan Jalan Perubahan (BARA JP) dan Barisan Relawan Nusantara (BARANUSA).

Kami menyampaikan ini ke Pak Gubernur sebagai hasil dari perjuangan Aliansi” tutur Christo.


Powered By NusaCloudHost