Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Jatuh Saat Pancing Ikan, Pemuda di Kupang Ditemukan Meninggal Dunia

Avatar photo
Jatuh Saat Pancing Ikan, Pemuda di Kupang Ditemukan Meninggal Dunia.
Jatuh Saat Pancing Ikan, Pemuda di Kupang Ditemukan Meninggal Dunia.

Kupangberita.com, —- Alfred Polin (37), warga  RT 01 RW 01 Dusun I, Desa Pantulan, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur ditemukan tak bernyawa. Diduga  terjatuh dari tebing batu  tempat korban duduk saat memancing ikan, Senin (21/02) malam.

Saksi  Enor Batuk yang berada sekitar 50 meter dari tempat korban duduk,  melihat korban dihempas gelombang tinggi hingga terjatuh ke laut.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Usaha Anda Tampil Disini? Hubungi Kami!!!

Kapolres Kupang AKBP FX Irwan Arianto S.I.K., M.H membenarkan  adanya kejadian ini sesuai dengan laporan  Kapolsek Sulamu Ipda Deflorintus M.Wee, S.H.

“Ya,  benar kejadiannya semalam sekitar jam 20.00 Wita, saat saksi melihat korban yang sedang memancing duduk di tebing batu dan dihempas gelombang hingga terjatuh ke laut,” terangnya.

Baca Juga:  Ada Pemeliharaan Jaringan, Listrik Padam 2 Jam Malam Ini di Kupang, Cek Wilayah Terdampak

Korban yang berprofesi sebagai petani ini, awalnya pukul 18.00 Wita meminta ijin kepada istrinya  untuk pergi memancing ikan di Lokasi Pantai Wisata Panfolok.

Dalam perjalanan ke lokasi mancing korban bertemu dengan saksi Enor Batuk dan korban mengajak saksi untuk memancing.

Ajakan korban ditolak saksi karena harus pulang ke rumah dulu setelah pulang dari sawah.

Sekitar pukul 20.00 WITA saksi Enor Batuk mengikuti korban untuk mancing dan  saat saksi memasang mata kail, saksi melihat  kearah korban yang berada sekitar 50 meter  darinya dan saat itu korban tiba – tiba terjatuh dari tebing tempat korban mancing kearah laut setelah dihempas gelombang.

Baca Juga:  Gubernur NTT dan Bupati Kupang Ikuti Arahan Presiden Prabowo Perkuat Swasembada Pangan Nasional

Melihat kejadian tersebut saksi langsung berlari kerah korban yang terjatuh ke laut dan berupaya mencarinya namun korban tidak bisa ditemukan karena keadaan gelap dan air laut sementara dalam keadaan air pasang.

Saksi pun kembali ke Kampung dan memberikan informasi  kepada keluarga dan masyarakat setempat.

Atas laporan ini kepala desa dan warga mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pencarian hingga pagi hari dan pukul 05.30 Wita korban berhasil ditemukan saat air laut surut.

Keluarga korbanpun menerima kematian korban sebagai musibah dan tidak mempermasalahkan kematian korban.(*/TNK)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangBerita.Com

+ Gabung


Powered By NusaCloudHost