Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Keren, Peringati HKN, Danone Indonesia Perkuat Pencegahan Stunting di Kupang

Avatar photo
Foto. Penyerahan plakat dan piagam dari Pemerintah kabupaten Kupang kepada Yusrini Rizki Pohan dari Danone Indonesia.
Foto. Penyerahan plakat dan piagam dari Pemerintah kabupaten Kupang kepada Yusrini Rizki Pohan dari Danone Indonesia.

Kupangberita.com — – Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang jatuh setiap 12 November diperingati untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pembangunan kesehatan.

Tahun ini, dengan tema ‘Sehat Negeriku Tumbuh Indonesiaku’, Hari Kesehatan Nasional ini mengajak kita untuk memerangi Pandemi COVID-19.

Namun, isu Kesehatan lainnya yang ada di masyarakat saat ini haruslah tetap mendapatkan perhatian.

Oleh karena itu, Danone Indonesia bersama Bupati Kupang Korinus Masneno menggelar Workshop dan diskusi untuk Pencegahan Stunting di Aula Kantor Bupati Kupang.

Stunting merupakan isu nasional dan global. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 memperlihatkan angka stunting nasional mencapai 30,8% sedangkan menurut WHO standar prevalensi stunting harusnya kurang dari 20%.

Dibutuhkan kerjasama dari berbagai pihak untuk turut berkontribusi pada upaya pencegahan stunting di berbagai daerah, termasuk dari pihak pemerintah, akademisi, lembaga swadaya masyarakat hingga pihak swasta.

Baca Juga:  Kenali Kandungan dan Ragam Manfaat Daun Bidara untuk Kesehatan

Propinsi NTT merupakan salah satu propinsi dengan prevalensi angka stunting tertinggi di Indonesia, kondisi tersebut nampak di Kabupaten Kupang, TTS dan TTU.

Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kondisi stunting pada anak, diantaranya kurangnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat.

Serta akses pada makanan bernutrisi seimbang dan pola asuh yang kurang memadai, terbatasnya akses air bersih dan kondisi sanitasi serta penerapan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat).

Disamping itu, penerapan pola asuh yang benar dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai periode emas belum dilakukan dengan baik.

Baca Juga:  Ini Penyebab Ribuan Siswa Gagal Ikut SNBP dan SNBT

Korinus Masneno, Bupati Kupang menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh Danone Indonesia.

“Apresiasi kami sampaikan kepada Danone Indonesia dan mitranya JPM yang telah menjalankan program di wilayah kami.

Catatan kami menunjukkan bahwa data anak stunting di Kabupaten Kupang bergeser dari 32,74% menjadi 22,34% dari target 21,3 % atau pergeseran sebesar 10,4% . Jumlah anak stunting saat ini 6.674 anak” jelas Bupati.

Bupati menambahkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari upaya konvergensi yang sudah dilakukan banyak pihak di Kupang.

Health Nutrition Senior Manager Danone Indonesia, Rizki Yusrini Pohan menyampaikan bahwa bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional 2021 ini, Danone Indonesia mengukuhkan komitmennya dalam upaya kolektif pencegahan stunting.


Powered By NusaCloudHost