Oelamasi, KupangBerita.com, — Dikabarkan puluhan rumah bantuan bencana seroja di Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur mengalami rusak berat.
Gempa yang terjadi dengan kekuatan 6,6 SR telah menyebabkan kerusakan berat pada infrastruktur dan merugikan masyarakat yang tinggal di rumah-rumah tersebut.
Sekretaris Desa Saukibe, Jhoni Kuanine, Sabtu, (04/11) pagi kepada media mengatakan, rumah bantuan Seroja merupakan program pemerintah pusat bertujuan untuk memberikan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat yang terkena bencana atau yang membutuhkan bantuan.
“Namun, gempa yang baru-baru ini terjadi di Kabupaten Kupang telah menyebabkan 24 unit rumah bantuan seroja mengalami kerusakan berat.
Sementara 124 unit lainya mengalami keretakan pada dinding, kerusakan struktural, bahkan ada yang nyaris roboh.
Hal ini mengakibatkan masyarakat yang mendapatkan bantuan tersebut merasa was-was apabila terjadi gempa susulan pasti ada yang roboh,”ujar Jhoni.
Dikatakan Jhoni Kuanine, dampak kerusakan rumah bantuan Seroja ini sangat merugikan bagi masyarakat yang sudah mengandalkannya sebagai tempat tinggal.
“Padahal, rumah bantuan tersebut baru diresmikan tahun 2022 lalu. Tetapi, akibat gempa kemarin banyak rumah mengalami kerusakan,”katanya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kupang telah menetapkan status tanggap darurat pasca gempa kemarin.
“Penetapan status tanggap darurat merupakan prasyarat. Pertama, terjadi kejadian yang memakan korban jiwa,” ungkap Bupati Kupang Korinus Masneno, Jumat (03/11) di Oelamasi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:



CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.