Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Meriah! Rayakan Ulang Tahun, Desa Sallu Gelar Turnamen Olahraga dan Pasar Rakyat

Avatar photo
Foto. Meriah! Rayakan Ulang Tahun, Desa Sallu Gelar Turnamen Olahraga dan Pasar Rakyat.
Foto. Meriah! Rayakan Ulang Tahun, Desa Sallu Gelar Turnamen Olahraga dan Pasar Rakyat.

Kupangberita.com, — Turnamen Olahraga dan Pasar Rakyat memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Desa Sallu sekaligus HUT ke-200 kampung Banu-Olla yang menjadi cikal bakal lahirnya Desa Sallu, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Acara pembukaan kegiatan dilakukan pada hari Sabtu, (9/9/2023). Acara pembuka didahului perarakan dari Kantor Desa Sallu menuju lapangan olahraga desa.

Turut memeriahkan perarakan tersebut penampilan ciamik Marching Band dari siswa-siswi Sekolah Menengah Katolik Gita Surya Eban.

Pembukaan kegiatan yang meriah ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kepala Desa Sallu, Kristoforus Olla, S.Sos didampingi Ketua Panitia sekaligus Ketua Karang Taruna Banu Olla (KTBO), Benny Augusto Obe, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Nikolas Bifel, Ketua Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa, Hendrika Taninas, S.Kom dan aktivis pemberdayaan perempuan Veronika Lake, MM.

Merayakan Sallu Kemarin, Hari Ini dan Masa Depan

Kepala Desa Sallu, Kristoforus Olla, dalam sambutannya menjelaskan bahwa di gelarnya turnamen olahraga dan pasar rakyat bertujuan untuk mengenang leluhur, sejarah berdirinya, dan rancang bangun Desa Sallu ke depan yang identik dengan nama Kuan Banu Olla.

“Sejak 2019 yang lalu, Pemerintah Desa Sallu dan seluruh stakeholder berinisiatif menggelar berbagai kegiatan menyongsong Hari Ulang Tahun.

Tujuan dari berbagai kegiatan adalah agar generasi Sallu-Seoam dapat mengenang dan mengetahui sejarah berdirinya Desa Sallu, termasuk para tokoh yang berjasa dalam meletakan fondasi kokohnya desa ini dari masa ke masa, serta membicarakan visi Sallu ke depan.

Baca Juga:  Tingkatkan Kualitas Layanan, 13 Puskesmas di Kabupaten Kupang Lakukan Re-Akreditasi

Jadi bukan hanya kenangan masa lalu, atau perayaan hari ini, tetapi rancang bangun Sallu di masa yang datang,” paparnya.

Kepala Desa Dua Periode yang akrab dipanggil Kristo tersebut meriwayatkan sejarah perjalanan Desa Sallu. Sallu bertransformasi dari Pemerintahan Ketamukung ke Pemerintahan Desa Gaya Baru pada 1969 silam.

“Jadi pada 19 September 2023, Desa Sallu akan merayakan Hari Ulang Tahun ke-54 serta 200 Tahun berdiri secara pemerintahan adat.

Saya ingat Bung Karno mengatakan: Jasmerah, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Jadi mari kita melebur dalam kegembiraan dan perayaan syukur ini,” tambahnya.

Kristo memberikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia, pemerintah daerah, pemerintah desa tetangga, siswa-siswi sekolah dan semua pihak yang terlibat aktif mendukung terselenggaranya berbagai kegiatan kreatif ini.

Ia berharap peserta pertandingan dapat menampilkan sportivitas, pengisi lapak mendapatkan keuntungan ekonomi, serta masyarakat dapat terhibur dalam festival persaudaraan ini.

“Saat ini kita masuk dalam generasi 4.0 yang menuntut adanya kreativitas, inovasi, jejaring, dan kolaborasi.

Ayo generasi muda Sallu-Seoam kita satukan semangat, tingkatkan inovasi, dan kembangkan layar persaudaraan untuk memajukan desa dan warganya berbasis potensi desa dari berbagai multisektor,” tegasnya.

Baca Juga:  Naas, Pria di NTT Tewas Tercebur ke Sumur saat Hendak Selamatkan Ayam

Gelar Turnamen Olahraga dan Pesta Rakyat

Ketua Panitia Kegiatan, Benny Augusto Obe, menjelaskan perayaan HUT dikemas dalam berbagai kegiatan seperti turnamen olahraga dan pasar rakyat.

Tidak hanya itu, berbagai stand/ lapak pameran, kuliner, permainan ketangkasan, dan zona santai juga dihadirkan.

Selain menghadirkan talenta-talenta berbakat, kehadiran masyarakat dapat mendukung geliat ekonomi kerakyatan.

“Event tahunan ini sudah menjadi penanda khas yang dimulai sejak tahun 2019, hingga saat ini.

Khusus di tahun 2023, panitia yang dipercayakan oleh Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Sallu, berkolaborasi dengan TNI-POLRI dan berbagai sponsor, kita memulai sesuatu hal yang berdampak bagi masyarakat. Salah satunya ekonomi kreatif kemasyarakatan,” jelas Benny yang juga Ketua Komunitas Peduli Lingkungan Greenhouse.

Adapun open turnamen Bola Volly yang dilombakan diikuti oleh perwakilan klub desa, sekolah ataupun klub profesional dari luar kabupaten TTU.

Jumlah tim yang mendaftar 23 klub yang terdiri dari 8 klub putri dan 15 klub putra. Sementara puluhan deretan stand menjajakan berbagai aneka kuliner khas, hasil produk UMKM.

Sejak pembukaan kegiatan sampai saat ini kegiatan olahraga dan pasar rakyat berjalan meriah dan menyita perhatian.

Masyarakat Kecamatan Miomaffo Barat berduyun-duyun menonton pertandingan sambil menikmati hiburan hingga larut malam.***


Powered By NusaCloudHost