Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Longsor di TTS, 2 Desa Terisolir, Belum Ada Bantuan Tanggap Darurat

Avatar photo
Foto. Longsor di TTS, 2 Desa Terisolir, Belum Ada Bantuan Tanggap Darurat
Foto. Longsor di TTS, 2 Desa Terisolir, Belum Ada Bantuan Tanggap Darurat.

Kupangberita.com, — Akibat hujan deras menguyur wilayah TTS dan sebagiannya mengakibatkan longsor di Desa Supul, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten Timur Tengah Selatan- NTT.

Hujan deras secara terus menerus terjadi sejak hari, Senin 20 – 22 Maret 2023, mengakibatkan longsor di Dusun Oefenu, hingga saat ini 121 KK masih terisolir.

Kepala Desa Supul, Dupsdesensem Y.Betty kepada media Kupang Berita.com, Minggu (26/02) siang mengisahkan, longsor di dusun Oefenu, terjadi pada hari,  Rabu (22/02) malam.

“Material batu dan tanah dari atas gunung menutupi jalur kali. Akibatnya 121 KK terendam banjir dan hingga saat ini masih terisolir.

Baca Juga:  Banjir dan Longsor di Kota Bitung, 162 Warga Dilaporkan Mengungsi

Longsor tersebut juga membuat 34 KK di Desa Tubmonas ikut terisolir. Sementara tidak ada korban jiwa. Namun, ada warga mengalami cedera ringan,” Kisahnya.

Ia mengungkapkan longsor tersebut terjadi dekat bekas stempel batu mangan dari PT SMR  dan tidak ada upaya reklamasi di wilayah tersebut.

Selain itu masih terdapat alat berat yang berserakan di dalam kali. Keberadaan alat berat tersebut menyumbat jalur air di kali.

“Saat ini masyarakat secara swadaya mengeruk material longsor sehingga air bisa mengalir keluar.

Sementara upaya tanggap darurat dari pemerintah daerah hingga saat ini belum ada.

Saya berharap segera ada upaya tanggap darurat dari pemerintah Daerah untuk membuka akses jalan, jika itu  tidak dilakukan maka masyarakat tidak bisa kemana mana,” Ungkap Betty.

Baca Juga:  Pastikan Penanganan Berjalan Baik, Kepala BNPB Tinjau Longsor di Kabupaten Bandung Barat

Lebih lanjut dikatakan Betty, pasca kejadian dirinya sudah melaporkan secara tertulis Ke Pemerintah daerah dan BPBD.

“Kalak BPBD Kabupaten TTS juga sudah turun dan melihat langsung kondisi di lapangan. Namun sampai saat ini belum ada upaya lanjutan,” Beber Betty.

“Selain Kalak BPBD Wakil Ketua DPRD TTS, Yusuf Nikolas Soru juga sudah melihat langsung lokasi bencana.

Saat itu beliau katakan akan berkordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD dan Dinas PUPR untuk segerah mengeruk material longsor,”tambahnya.***


Powered By NusaCloudHost