Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Luar Biasa, 4 Ratusan Polisi Polres Kupang Jadi Orang Tua Asuh Anak Stunting

Avatar photo
Luar Biasa, 4 Ratusan Polisi Polres Kupang Jadi Orang Tua Asuh Anak Stunting.
Luar Biasa, 4 Ratusan Polisi Polres Kupang Jadi Orang Tua Asuh Anak Stunting.

Kupangberita.com, — Sebanyak 430 personil Polres Kupang siap tempur memerangi prevalensi stunting di Wilayah Kecamatan Kupang Tengah  dan Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Data personil yang siap tempur ini tertuang dalam  Surat Perintah  Kapolres Kupang nomor : Sprin/186/III/HUK 6.6/2023 tanggal 20 Maret 2023.

Kapolres Kupang AKBP FX Irwan Arianto SIK., M.H, menerbitkan Surat Perintah tersebut sebagai komitmen dukungannya pada program pemerintah untuk menurunkan angka stunting di Indonesia khususnya di Kabupaten Kupang.

” Surat Perintah nya sudah ada, empat ratus tiga puluh personil siap menjadi Orang Tua Asuh Anak Stunting di Kabupaten Kupang,

Baca Juga:  KPU Kabupaten Kupang Resmi Luncuran Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kupang 2024

” Kami sudah berkoordinasi dengan Bupati Kupang, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BKKBN serta Kepala Puskesmas Tarus dan Baumata, bagaimana mekanisme pelaksanaannya nanti,” kata Kapolres Kupang, Selasa (21/03) siang.

Tujuan mulia Kapolres Irwan ini disambut baik seluruh personil Polres Kupang dan siap menjadi Orang Tua Asuh Anak Stunting di Kabupaten Kupang.

Personil yang dilibatkan ini merupakan personil gabungan Polres Kupang, Polsek Kupang Timur, Polsek Kupang Tengah  dan Polsek Kupang Barat.

Sedangkan personil Polsek yang belum mendapatkan jatah tersebut akan menyesuaikan dengan data Puskesmas ditempat tugasnya masing-masing.
Sesuai dengan data yang diterima dari Kepala Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Kasidokes) Polres Kupang Ipda Elias, masih ada delapan Puskesmas yang siap menyajikan data anak Stunting guna mendapatkan Orang Tua Asuh dari Polri dalam hal ini Polres Kupang.

Baca Juga:  Tingkatkan Kualitas Layanan, 13 Puskesmas di Kabupaten Kupang Lakukan Re-Akreditasi

Program ini diprediksi bisa  menurunkan prevalensi stunting di Kabupaten Kupang hingga 20 persen. Tribratanewskupang


Powered By NusaCloudHost