Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ikut Vaksinasi Covid-19, 80 Ibu Hamil Dapat Hadiah

Avatar photo
Kegiatan Vaksinasi Covid-19 bagi Ibu Hamil di halaman gedung TP. PKK NTT . Doc. Makson Saubaki.
Kegiatan Vaksinasi Covid-19 bagi Ibu Hamil di halaman gedung TP. PKK NTT . Doc. Makson Saubaki.

 

Kupangberita.com — Sebanyak 80 ibu hamil mengikuti Vaksinasi Covid-19, mendapatkan hadiah sarung tenunan dan teh kelor dari Ketua Dekranasda NTT bunda Julie Sutrisno Laiskodat.

Kegiatan Vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil yang dilakukan secara serentak berkat kerja sama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Perkumpulan Obsteri dan Genekologi Indonesia ( POGI) NTT, TP. PKK NTT dan Ikatan Bidan Indonesia ( IBI) Cabang Kupang.

Pelaksanaan vaksinasi ini dilakukan di halaman belakang gedung TP. PKK NTT atau tepatnya didepan kebun hatinya TP. PKK NTT.

Baca Juga:  Ini Deretan Kasus Dugaan Pelanggaran Pemilu di Kabupaten Kupang
Tenaga Kesehatan RSD.W.Z Johanes melayani Vaksinasi Covid 19 bagi ibu hamil. Doc. Makson Saubaki.
Tenaga Kesehatan RSD.W.Z Johanes melayani Vaksinasi Covid 19 bagi ibu hamil. Doc. Makson Saubaki.

Ketua TP. PKK Provinsi NTT Julie Sutrisno Laiskodat Kamis ( 19/09/2021) di Kupang mengatakan, kegiatan vaksinasi bagi ibu hamil hari ini adalah perdana, berkat kerja sama POGI NTT dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) cabang Kupang.

Melihat angka terpapar Covid-19 bagi ibu hamil di NTT meningkat bahkan juga adanya korban jiwa, dengan demikian percepatan vaksinasi bagi ibu hamil sangat perlu dilakukan guna menyelamatkan Ibu hamil dan bayi dalam kandungan.

Saya berharap vaksinasi untuk ibu hamil ini jangan ada rasa takut, cemas dan kuatir karena vaksinasi ini baik untuk kita dan guna melindungi kita dari terpaan virus Corona.

Baca Juga:  Diduga Salah Satu Anggota Komisioner KPU Bukan Warga Kabupaten Kupang

“Merespon permintaan orang tua siswa dan guru pengajar untuk proses belajar mengajar bertatap muka, kami akan menggandeng Dinas P dan K lakukan program vaksinasi Go To School bagi anak – anak sekolah,”ujar Ketua TP. PKK NTT ini.

Bunda Julie menambahkan  dirinya sangat sedih mendengar, bahwa tingkat kematian ibu hamil lebih tinggi dari biasanya.


Powered By NusaCloudHost