Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Kabupaten Kupang Terus Genjot Penurunan Angka Stunting

Avatar photo
Foto. Bupati Kupang, Korinus Masneno buka kegiatan Analis Situasi Penentuan Desa Lokus dan Penyusunan Rencana Kegiatan Penanganan Stunting Terintegrasi di Kabupaten Kupang Tahun 2024, Selasa (09/05) di Aula Kantor Bupati Kupang.
Foto. Bupati Kupang, Korinus Masneno buka kegiatan Analis Situasi Penentuan Desa Lokus dan Penyusunan Rencana Kegiatan Penanganan Stunting Terintegrasi di Kabupaten Kupang Tahun 2024, Selasa (09/05) di Aula Kantor Bupati Kupang.

Kupangberita.com, — Bupati Kupang, Korinus Masneno buka kegiatan Analis Situasi Penentuan Desa Lokus dan Penyusunan Rencana Kegiatan Penanganan Stunting Terintegrasi di Kabupaten Kupang Tahun 2024, Selasa (09/05) di Aula Kantor Bupati Kupang.

Hadir dalam kegiatan Plt.Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang Rima Salean, Kadis Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), Yesai Lanus, perwakilan dari Dinas Kesehatan, Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, mitra dari LSM/NGO.

Di awal sambutannya Bupati mengatakan penurunan angka stunting masih menjadi isu strategis dan menjadi program prioritas dalam perencanaan pembangunan daerah Tahun 2024 disamping 4 isu strategis lainnya yaitu pengentasan kemiskinan ekstrem, pengendalian laju inflasi, antisipasi rawan pangan dan pemenuhan layanan dasar.

Baca Juga:  Pemerintah Kabupaten Kupang Siapkan Dana RP12 Miliar Bayar TPP ASN, Simak Realisasinya

“Ini berarti, penanganan stunting membutuhkan penanganan yang lebih serius, lebih tepat sasaran dan berkelanjutan dengan tujuan tidak hanya menurunkan angka stunting tetapi juga mencegah munculnya kasus baru,” ungkapnya.

Bupati Masneno berharap melalui pelaksanaan kegiatan analisis situasi dan penyusunan rencana kegiatan Tahun 2024 ini, perangkat daerah, perangkat kecamatan, desa/ kelurahan, puskesmas serta Instansi maupun Lembaga terkait dapat memberikan masukan dan saran untuk penanganan yang lebih baik.

“Kantong-kantong wilayah beresiko stunting dan intervensi layanan yang masih kurang harus dipetakan dan diidentifikasi secara baik.


Powered By NusaCloudHost