Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Gelar Diseminasi AMP -SR, Bupati Kupang Beberkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Avatar photo
Gelar Diseminasi AMP -SR, Bupati Kupang Beberkan Angka Kematian Ibu dan Bayi.
Gelar Diseminasi AMP -SR, Bupati Kupang Beberkan Angka Kematian Ibu dan Bayi.

Kupangberita.com, — Menandai berakhirnya pelaksanaan pendampingan supervisi fasilitatif dukungan USAID Momentum di Kabupaten Kupang sejak Mei 2022 sampai dengan Desember 2022, maka tahap selanjutnya setelah pendampingan selesai adalah melaksanakan diseminasi hasil.

Untuk itu, USAID Momentum gelar Diseminasi Hasil Supervisi Fasilitatif dan Audit Maternal Perinatal Surveilans dan Respons (AMP-SR), bertempat di Kantor Bupati, Selasa (28/03).

Dalam diseminasi ini akan dipaparkan rangkuman hasil dan rekomendasi kepada stakeholder terkait. Diseminasi ini sebagai upaya keberlanjutan dan berbagi pengalaman dengan puskesmas lainnya di Kabupaten Kupang.

Baca Juga:  Lowongan Kerja PT Freeport Indonesia, Posisi Business Process, Smelting & Refinery - HSE Instructor

Kegiatan dihadiri Dinas Kesehatan, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, Dinas Kominfo serta tim pendamping supervisi fasilitatif Provinsi NTT dan tim pengkaji Audit Maternal Perinatal Surveilans dan Respons (AMP-SR).

Bupati Korinus Masneno pada kesempatan itu yakin kegiatan ini akan disuguhi hasil supervisi fasilitatif dan Audit Maternal Perinatal Surveilans dan Respons (AMP-SR), yang telah direncanakan dan dilaksanakan oleh kita semua, dibawah pendampingan tim supervisi fasilitatif dari Provinsi NTT, dan juga dibawah koordinasi dan kolaborasi kerjasama dan kemitraan kita dengan USAID Momentum, dalam upaya kita bersama untuk mewujudkan tujuan dan harapan mengurangi bahkan hilangkan angka kematian ibu dan bayi di wilayah Kabupaten Kupang.

Baca Juga:  Lowongan Kerja PT Freeport Indonesia, Posisi Business Process, Smelting & Refinery - HSE Instructor

Dijelaskan Bupati Kupang, berdasarkan data pada tahun 2022, terjadi kematian ibu sebanyak 9 orang di Kabupaten Kupang. Sedangkan untuk kematian bayi baru lahir, pada tahun 2022 terdapat 67 kasus kematian neonatus.

Data ini menunjukkan bahwa perjuangan untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi masih belum selesai.


Powered By NusaCloudHost