Baginya, kehadiran langsung di tengah jemaat menjadi bagian penting dari pelayanan sosial yang berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat.
“Kondisi medan yang cukup ekstrem tidak menjadi hambatan bagi tim kami. Justru ini menjadi motivasi untuk memastikan bantuan bisa diterima langsung oleh jemaat,” tambahnya.
Program CSR Bank NTT sendiri selama ini dikenal aktif menyasar berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga keagamaan.
Dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah dinilai mampu memperkuat nilai kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat Nusa Tenggara Timur yang majemuk.
Jemaat GMIT Betel Saukibe menyambut baik bantuan tersebut. Mereka berharap pembangunan pagar gereja dapat segera rampung sehingga lingkungan gereja lebih aman, tertata, dan nyaman bagi aktivitas pelayanan maupun kegiatan sosial keagamaan lainnya.
Kehadiran Bank NTT dan Pemerintah Provinsi NTT melalui program CSR ini juga menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah, khususnya di wilayah terpencil seperti Amfoang Barat Laut.
Dengan adanya dukungan dana CSR sebesar Rp15 juta ini, pembangunan pagar tembok GMIT Betel Saukibe diharapkan berjalan lancar dan dapat segera dimanfaatkan oleh jemaat sebagai bagian dari peningkatan kualitas sarana ibadah di Kabupaten Kupang.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangBerita.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










