“Sebagai bentuk realisasi dari usulan jemaat GMIT Betel Saukibe, kami mewakili Bank NTT dan Pemerintah Provinsi NTT menyerahkan bantuan untuk pembangunan tembok pagar gereja,” ujar Charly.
Bantuan CSR yang disalurkan sebesar Rp15.000.000 diharapkan mampu mempercepat proses pembangunan pagar tembok yang sedang dikerjakan jemaat.
Selain menjadi bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, langkah ini juga menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berbasis komunitas.
Namun proses penyaluran bantuan tersebut tidaklah mudah. Tim kerja Bank NTT Cabang Oelamasi yang terdiri dari Rizal Boymau dan Ronal Nahak harus menempuh perjalanan yang cukup menantang untuk mencapai lokasi gereja di wilayah Amfoang Barat Laut.
Perjalanan menuju Desa Saukibe diwarnai berbagai rintangan, mulai dari menyeberangi sungai yang sedang meluap akibat curah hujan tinggi, hingga melewati jalan rusak berat yang berlumpur dan rawan longsor.
Kondisi geografis yang sulit menjadi tantangan tersendiri bagi tim, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat mereka dalam menjalankan tugas.
Charly mengungkapkan bahwa dedikasi tim lapangan menjadi bukti komitmen Bank NTT dalam menjangkau masyarakat hingga wilayah terpencil.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangBerita.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










