Kupang, KBC — Bupati Kupang, Yosef Lede, menegaskan bahwa gereja memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjawab persoalan kemiskinan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.
Penegasan ini disampaikan saat menghadiri Pembukaan Sidang Klasis Kupang Timur ke-55 Tahun 2026 yang berlangsung di Gereja GMIT Zaitun Tuapukan, Desa Tuapukan, Kecamatan Kupang Timur, Selasa (20/1).
Sidang klasis dibuka dalam suasana ibadah bersama dan ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua Majelis Klasis Kupang Timur, Pendeta Elmodan Naimasus, sebagai simbol dimulainya rangkaian evaluasi dan perencanaan pelayanan gerejawi tahun 2026.
Dalam sambutannya, Yosef Lede menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang memberikan dukungan penuh agar Sidang Klasis Kupang Timur ke-55 dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan program-program pelayanan yang berdampak langsung bagi kehidupan jemaat dan masyarakat luas.
Menurut Yosef Lede, dukungan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari tanggung jawab pemerintah sebagai mitra kerja gereja dalam menjalankan tugas pelayanan sosial di tengah masyarakat.
“Pemerintah juga adalah wakil Allah di dunia. Karena itu, gereja dan pemerintah tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kita harus bergandengan tangan menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” tegas Yosef Lede.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangBerita.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










