Kepala Stasiun Meteorologi El Tari, melalui rilis resminya,melalui laman resmi akun Facebook InfoBMKG Eltari menyebutkan bahwa eks-siklon tropis ERROL yang sebelumnya sempat terpantau aktif kini telah punah setelah bergerak ke wilayah daratan Australia bagian barat.
Meskipun telah melemah, sistem ini masih memberikan dampak tidak langsung berupa peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah NTT.
Selain itu, terpantau pula adanya aktivitas Gelombang Equatorial Rossby di wilayah NTT. Fenomena ini turut memperkuat potensi terbentuknya awan-awan konvektif penyebab hujan deras yang bisa disertai kilat, petir, dan hembusan angin kencang.
BMKG memetakan wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak. Pada tanggal 19 April 2025, hujan intens diprediksi terjadi di wilayah Manggarai Barat, Manggarai, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Sumba Timur, dan Rote Ndao.
Selanjutnya pada 20 April 2025, potensi cuaca ekstrem meluas ke Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Alor, Belu, Malaka, TTU, TTS, serta Pulau Sumba.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangBerita.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:



CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.