Semua masukan akan dirumuskan dalam dokumen pembangunan kawasan Timor NTT dan disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari rencana pembangunan lima tahun ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, tampil menyampaikan sejumlah program prioritas dan kesiapan Pemkot Kupang untuk mengambil peran strategis.
Salah satu fokus utamanya adalah sektor pertanian.
“Kami memiliki lahan sawah sekitar 419 hektare dan lahan non-sawah mencapai 6.700 hektare. Kami siap menyiapkan modal, tinggal kami butuh mitra dari pengusaha maupun pengelola MDG untuk mengelola lahan ini secara produktif,” ujar dr. Christian.
Ia menyebut pentingnya langkah cepat atau quick win, yang bisa dirasakan dalam waktu dekat. Salah satu yang disiapkan adalah program pengelolaan sampah berbasis komunitas, di mana Pemkot Kupang menargetkan distribusi 1.300 kontainer sampah ke seluruh RT, dan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di enam kecamatan.
“Targetnya hanya 15 persen residu yang sampai ke TPA Alak. Sisanya akan diolah di tingkat kecamatan, bahkan bisa menjadi bahan baku seperti bata atau produk lainnya yang bernilai ekonomis,” jelasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangBerita.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.