Kupang, KBC — Bupati Kupang Yosef Lede mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Kupang untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah akibat curah hujan dengan intensitas tinggi, Senin (22/12/2025).
Imbauan tersebut disampaikan menyusul terjadinya berbagai peristiwa bencana seperti banjir, genangan air, dan kerusakan infrastruktur yang berdampak langsung pada keselamatan warga.
Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kupang, bencana hidrometeorologi kali ini telah menyebabkan dua orang meninggal dunia dan sejumlah warga lainnya terdampak.
BPBD Kabupaten Kupang mencatat sedikitnya 13 unit rumah terendam banjir, 1 unit fasilitas umum terdampak, serta 1 unit jembatan mengalami kerusakan akibat derasnya aliran air.
Pemerintah daerah hingga kini masih melakukan pendataan lanjutan serta penanganan darurat di wilayah terdampak bencana.
Bupati Kupang Yosef Lede mengungkapkan bahwa berdasarkan kajian Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kabupaten Kupang merupakan daerah dengan Indeks Risiko Bencana tertinggi kedua di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Kondisi ini menunjukkan bahwa ancaman dan potensi bencana tidak bisa dipandang sebelah mata, terutama pada musim hujan dengan intensitas tinggi seperti yang sedang kita alami saat ini,” ungkap Yosef Lede.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangBerita.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










