Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Demonstrasi Mahasiswa di Kupang: Tolak Kenaikan Tunjangan DPR RI

Avatar photo
Reporter : Makson Saubaki
Demonstrasi Mahasiswa di Kupang: Tolak Kenaikan Tunjangan DPR RI.
Demonstrasi Mahasiswa di Kupang: Tolak Kenaikan Tunjangan DPR RI.

Kupang, KBC — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung (PMKRI, GMKI, GMNI, HMI, dan PMI) bersama BEM Universitas Nusa Cendana dan BEM Universitas Muhammadiyah Kupang turun ke jalan, Senin (1/9) Siang.

Mereka menggelar aksi demonstrasi di halaman depan gedung DPRD Provinsi NTT, Jalan El Tari Kupang.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Usaha Anda Tampil Disini? Hubungi Kami!!!

Para mahasiswa membawa bendera organisasi serta poster dengan tulisan keras, di antaranya:

Baca Juga:  Pemkab Kupang Gandeng CIS Timor, CRS dan MACP Perkuat Pengurangan Risiko Bencana

“Tolak Kenaikan Tunjangan DPR RI”

“Usut Tuntas Kasus Kematian Ojek Online Afan”

“Tolak TPPO”

Tuntutan Mahasiswa

Dalam orasinya, mahasiswa menyampaikan sembilan tuntutan, antara lain:

1. Segera sahkan Undang-Undang Perampasan Aset.

2. Presiden harus bertanggung jawab menghentikan tindakan represif aparat terhadap massa aksi.

3. Mendesak pencopotan Kapolri.

4. Menolak kenaikan tunjangan DPR RI.

5. Menurunkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

6. Mengusut tuntas kasus pembunuhan Afan dan Reza Pratama secara transparan.

7. Menghentikan pengawalan TNI dalam aksi massa.

Baca Juga:  Polemik DPRD–Pemkab Kupang, Yohanes Mase Minta Hentikan Ego Politik

8. Menghentikan TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang) di NTT.

9. Mencabut SK Kementerian Lingkungan Hidup terkait penetapan Pulau Flores sebagai pulau panas bumi (geothermal).

Respons Pemerintah dan DPRD NTT

Ketua DPRD NTT, Emiliana Nomleni, menyatakan dukungannya terhadap aspirasi mahasiswa.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangBerita.Com

+ Gabung


Powered By NusaCloudHost