Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

GMIT Gelar Pelatihan Juru Bahasa Isyarat: Wujudkan Gereja Ramah Disabilitas di Kota Kupang

Avatar photo
Reporter : Makson Saubaki
GMIT Gelar Pelatihan Juru Bahasa Isyarat: Wujudkan Gereja Ramah Disabilitas di Kota Kupang.
GMIT Gelar Pelatihan Juru Bahasa Isyarat: Wujudkan Gereja Ramah Disabilitas di Kota Kupang.

Kupang, KBC – Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kelompok difabel dengan menggelar Pelatihan Juru Bahasa Isyarat yang dipusatkan di gedung kebaktian GMIT Paulus Naikoten I, Kota Kupang.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa–Rabu (26–27 Agustus 2025) ini diinisiasi oleh pengurus Insan Dengan Disabilitas (IDD) Sinode GMIT.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Usaha Anda Tampil Disini? Hubungi Kami!!!

Pelatihan ini diikuti 41 peserta dari tiga klasis, yakni Klasis Kota Kupang, Klasis Kota Kupang Timur, dan Klasis Kota Kupang Barat.

Baca Juga:  Sejarah Baru di Penghujung 2025: Bupati Kupang Lantik Kakak Beradik dan Pasutri Alumni STPDN Jadi Camat

Tujuan utamanya adalah meningkatkan pengetahuan, pemahaman, jejaring, dan kinerja pelayanan gereja yang inklusif, serta membangun kesadaran tentang pentingnya penyediaan fasilitas dan pelayanan ramah disabilitas di lingkup GMIT.

Ibadah Pembukaan Bernuansa Inklusi

Kegiatan dibuka dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Leny H.F. Gana – Mansopu. Ibadah ini menjadi momen spesial karena melibatkan penyandang disabilitas sebagai petugas liturgi.

Agustinus Dilak, seorang tuna netra, membaca Alkitab dengan huruf braille. Sementara itu, Pratama Risky Jusuf Lodo, juga tuna netra, memainkan organ pengiring ibadah.

Baca Juga:  Bupati Kupang Tegaskan Reformasi Birokrasi Tanpa Kepentingan Politik

Kehadiran mereka menjadi simbol nyata inklusivitas di tengah jemaat.

Dalam khotbahnya, Pdt. Leny menyampaikan rasa syukur dan sukacitanya melihat ibadah yang dipersembahkan tanpa sekat, di mana semua orang—termasuk penyandang disabilitas—bisa beribadah dengan penuh sukacita.

Dukungan Sinode GMIT dan Pemerintah Kota Kupang

Wakil Ketua Sinode GMIT, Pdt. Saneb Y. E. Blegur, dalam suara gembalanya menegaskan bahwa isu ramah disabilitas merupakan isu strategis yang sejalan dengan arah kebijakan pemerintah. GMIT, menurutnya, perlu hadir mengambil peran nyata.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangBerita.Com

+ Gabung


Powered By NusaCloudHost