Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Sekolah Perempuan Kupang Gelar Upacara HUT ke-80 RI: Suara Lantang Lawan Kekerasan

Avatar photo
Reporter : Makson Saubaki
Sekolah Perempuan Kupang Gelar Upacara HUT ke-80 RI: Suara Lantang Lawan Kekerasan.
Sekolah Perempuan Kupang Gelar Upacara HUT ke-80 RI: Suara Lantang Lawan Kekerasan.

Kupang, KBC – Suara lantang perempuan menggema di Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Senin (18/8/2025) pagi, lebih dari 250 perempuan hebat dari berbagai desa berkumpul dalam momen sakral memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Mereka tidak hanya mengibarkan bendera Merah Putih dengan penuh khidmat, tetapi juga menghadirkan pesan kuat: tegakkan martabat perempuan dan hentikan segala bentuk kekerasan, khususnya kekerasan seksual.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Usaha Anda Tampil Disini? Hubungi Kami!!!
Baca Juga:  PLN UP3 Kupang Perkuat Layanan Awal 2026: Fokus Pemeliharaan kWh Meter
Ingin Punya Website?   Hubungi Kami!!!

Upacara HUT RI dengan Nuansa Budaya Perempuan

Tepat pukul 08.00 WITA, halaman Kantor Desa Tanah Merah dipenuhi warna-warni pakaian adat dari beragam etnis di NTT.

Seluruh peran dalam prosesi upacara diisi oleh perempuan, mulai dari petugas pengibar bendera hingga pembacaan naskah seruan bersama.

Inspektur upacara dipimpin oleh Kepala Desa Tanah Merah, Lazarus Dillak, yang dalam amanatnya mengingatkan kembali arti penting kemerdekaan:

“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil jerih payah, pengorbanan, dan tekad bulat para pejuang.

Baca Juga:  Kapolres Kupang Apresiasi Kinerja Personel, Pengamanan Natal 2025 Berjalan Aman dan Kondusif

Semangat itu harus kita warisi, tidak hanya dengan kata-kata, tetapi juga dengan tindakan nyata di kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Lazarus juga menekankan bahwa momen Sekolah Perempuan ini menjadi ruang penting untuk mempererat solidaritas sosial, membangun rasa percaya, dan memperkokoh kebersamaan warga desa.

Seruan Tegakkan Martabat Perempuan

Salah satu momen penting dalam upacara adalah pembacaan Seruan Bersama: Tegakkan Martabat Perempuan, Hentikan Kekerasan Seksual oleh Marunce S.E. Natun.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangBerita.Com

+ Gabung


Powered By NusaCloudHost