Kupang, KBC – Suara lantang perempuan menggema di Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Senin (18/8/2025) pagi, lebih dari 250 perempuan hebat dari berbagai desa berkumpul dalam momen sakral memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Mereka tidak hanya mengibarkan bendera Merah Putih dengan penuh khidmat, tetapi juga menghadirkan pesan kuat: tegakkan martabat perempuan dan hentikan segala bentuk kekerasan, khususnya kekerasan seksual.
Upacara HUT RI dengan Nuansa Budaya Perempuan
Tepat pukul 08.00 WITA, halaman Kantor Desa Tanah Merah dipenuhi warna-warni pakaian adat dari beragam etnis di NTT.
Seluruh peran dalam prosesi upacara diisi oleh perempuan, mulai dari petugas pengibar bendera hingga pembacaan naskah seruan bersama.
Inspektur upacara dipimpin oleh Kepala Desa Tanah Merah, Lazarus Dillak, yang dalam amanatnya mengingatkan kembali arti penting kemerdekaan:
“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil jerih payah, pengorbanan, dan tekad bulat para pejuang.
Semangat itu harus kita warisi, tidak hanya dengan kata-kata, tetapi juga dengan tindakan nyata di kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Lazarus juga menekankan bahwa momen Sekolah Perempuan ini menjadi ruang penting untuk mempererat solidaritas sosial, membangun rasa percaya, dan memperkokoh kebersamaan warga desa.
Seruan Tegakkan Martabat Perempuan
Salah satu momen penting dalam upacara adalah pembacaan Seruan Bersama: Tegakkan Martabat Perempuan, Hentikan Kekerasan Seksual oleh Marunce S.E. Natun.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangBerita.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










