Sebuah Malam yang Menggetarkan Hati di Oelamasi
Kupang, KBC — Langit malam Oelamasi pada Kamis (14/8/2025) terasa berbeda. Lampu-lampu Civic Center Kabupaten Kupang berpendar hangat, memantulkan suasana syukur dan sukacita yang memenuhi udara.
Setelah tiga hari penuh lantunan puji-pujian yang mengalun dari hati para peserta, Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kabupaten Kupang 2025 resmi berakhir.
Bupati Kupang Yosef Lede berdiri di atas panggung penutupan dengan senyum lebar, matanya memandang hangat ke arah ratusan peserta, juri, panitia, dan masyarakat yang hadir.
Dengan suara mantap, ia mengumumkan penutupan acara yang tak sekadar kompetisi, melainkan sejarah baru bagi Kabupaten Kupang.
“Terima kasih buat semua yang telah mendukung dan menyukseskan acara pesparawi perdana di Kabupaten Kupang. Terima kasih atas kerjasama tim yang baik.
Kami percayai kompleks perkantoran Civic Center Oelamasi ada berkat dari Tuhan lewat puji-pujian selama tiga hari ini,” ucap Yosef Lede.
Bukan Sekadar Menang dan Kalah
Bupati Yosef Lede menekankan bahwa di balik euforia kemenangan, inti dari Pesparawi adalah memuji dan memuliakan nama Tuhan.
Menurutnya, setiap peserta telah menunjukkan talenta luar biasa, dan juri memberikan penilaian yang objektif.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangBerita.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










