Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Pemdes Manubelon Suntik Dana Desa ke Kelompok Tenun Ikat: Motif Kain Amfoang Tak Akan Punah!

Avatar photo
Reporter : Makson Saubaki
Pemdes Manubelon Suntik Dana Desa ke Kelompok Tenun Ikat: Motif Kain Amfoang Tak Akan Punah.
Pemdes Manubelon Suntik Dana Desa ke Kelompok Tenun Ikat: Motif Kain Amfoang Tak Akan Punah.

Kupang, KBC — Komitmen menjaga warisan budaya terus digaungkan Pemerintah Desa (Pemdes) Manubelon, Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang.

Salah satu bentuk nyatanya adalah mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp9.000.000 khusus untuk kelompok tenun ikat lokal, sebagai langkah konkret dalam melestarikan motif kain khas Amfoang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di pedesaan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Usaha Anda Tampil Disini? Hubungi Kami!!!

Kepala Desa Manubelon, Anton Tak, menjelaskan bahwa perhatian terhadap sektor tenun ini adalah bentuk dukungan terhadap perempuan dan kelompok masyarakat yang aktif berkontribusi dalam peningkatan ekonomi berbasis potensi lokal.

Baca Juga:  Target PAD Kabupaten Kupang Tembus Rp100,6 Miliar, Bupati Yosef Lede Tekankan Kreativitas Daerah Hadapi Tekanan Fiskal

Ia menekankan bahwa semangat ibu-ibu penenun harus terus dibangkitkan, bukan hanya untuk penghasilan keluarga, tetapi juga sebagai penjaga identitas budaya Amfoang.

“Kami harap alokasi anggaran ini bisa menjadi pemicu semangat bagi ibu-ibu untuk meningkatkan ekonomi keluarga sekaligus melestarikan budaya lokal,” ujarnya saat ditemui media, Jumat (1/8/2025).

Proses Tradisional yang Sarat Makna

Saat ini, kelompok tenun ikat Manubelon yang didampingi oleh Tim Penggerak PKK Desa tengah menjalani proses awal produksi yaitu “Lolong Benang “, istilah lokal untuk tahapan menghani atau meluruskan benang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangBerita.Com

+ Gabung


Powered By NusaCloudHost