Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Air Mata di Lelogama: Ketika Anak-Anak Amfoang Menjaga Rahasia Bumi Perak dan Emas

Avatar photo
Reporter : Makson Saubaki
Wakil Bupati Kupang Aurum Titu Eki tampak haru saat mendengarkan puisi “Pah Binonij” yang dibacakan anak-anak PPA di Festival Budaya Anak Amfoang, Lelogama, 19 Juli 2025.
Wakil Bupati Kupang Aurum Titu Eki tampak haru saat mendengarkan puisi “Pah Binonij” yang dibacakan anak-anak PPA di Festival Budaya Anak Amfoang, Lelogama, 19 Juli 2025.

Kupang, KBC — Kabut tipis masih menggantung di atas Lapangan Bumi Beringin, Lelogama, pagi itu, Kamis, 19 Juli 2025. Tapi ada yang berbeda. Deretan tenda warna-warni milik Pusat Pengembangan Anak (PPA) Cluster Kupang Tenggara mencuri perhatian, memperkenalkan semangat baru dari anak-anak Amfoang melalui gelaran Festival Budaya Anak Amfoang.

Di antara semilir angin pegunungan dan aroma kopi Arabika khas Amfoang yang disuguhkan di stand UMKM, tampak pula madu murni, hasil karya tangan anak-anak, serta tenunan motif khas Amfoang yang memikat mata.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Usaha Anda Tampil Disini? Hubungi Kami!!!
Baca Juga:  Pemkab Kupang Gandeng CIS Timor, CRS dan MACP Perkuat Pengurangan Risiko Bencana
Ingin Punya Website?   Hubungi Kami!!!

Festival ini menjadi lebih dari sekadar panggung budaya—ia menjelma menjadi ruang bertumbuhnya identitas dan kebanggaan anak-anak terhadap tanah leluhur mereka.

Kedatangan Bupati Kupang, Yosef Lede, bersama Wakil Bupati Aurum Titu Eki, disambut meriah oleh tarian perang dan dentuman alat musik tradisional yang dimainkan para ibu dari Lelogama.

Denting musik dan liukan tarian anak-anak Amfoang mengantar langkah para pemimpin daerah menuju panggung utama. Suasana begitu syahdu perpaduan antara kehangatan budaya dan dinginnya udara pegunungan.

Baca Juga:  Isu Rp51 Miliar Terbantahkan! Pemkab Kupang Buka Data Dana Belanja Hibah APBD 2026

Namun momen paling menyentuh datang saat Febrina Tamoes, siswi kelas IV SD dari PPA Lelogama, membacakan puisi karya Pendeta Emeritus Lurens Jumetan berjudul Rahasia “Pah Binonij”.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangBerita.Com

+ Gabung


Powered By NusaCloudHost