Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Petani di Kupang Beberkan Kualitas pupuk Bersubsidi Menurun

Avatar photo
Reporter : Makson Saubaki
Foto. Petani di Kupang Beberkan Kualitas pupuk Bersubsidi Menurun.
Foto. Petani di Kupang Beberkan Kualitas pupuk Bersubsidi Menurun.

Oelamasi, KBC — Amran Meok, Warga tani di Kelurahan Tuatuka, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur membeberkan kualitas pupuk bersubsidi atau batuan pemerintah menurun drastis.

“Kami gunakan 10 zak atau 500 Kg pupuk subsidi pemerintah sama dengan kami gunakan 1 zak atau 50 Kg pupuk non subsidi.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Usaha Anda Tampil Disini? Hubungi Kami!!!

Pengunaan sudah dalam skala banyak, tapi hasil kami jauh dibawah hasil pengunaan pupuk non subsidi.

Baca Juga:  Setetes Darah, Sejuta Harapan: PLN UIW NTT Rayakan Bulan K3 2026 dengan Aksi Kemanusiaan Donor Darah

Oleh karena itu, kami meminta PT Pupuk Indonesia memperhatikan kualitas pupuk. Jangan hanya kuantitas dikerja, tetapi mengabaikan kualitas,”beber Amran Kepada Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husen, Senin (16/13) di Kelurahan Tuatuka.

Menurut Amran, untuk luas lahan 1 ha tanaman padi kami gunakan pupuk bersubsidi 20 zak hasilnya sama dengan 2 zak pupuk non subsidi.

“Untuk itu kami, minta PT Pupuk Indonesia dapat memperbaiki kualitas pupuk bersubsidi,”ungkapnya.

Selain persoalan kualitas pupuk Amran juga menyoroti terkait bantuan alat penangkar benih di Kabupaten Kupang.

Baca Juga:  Polemik DPRD–Pemkab Kupang, Yohanes Mase Minta Hentikan Ego Politik

“Kami mohon ada alat khusus penangkar benih di Kabupaten Kupang dan juga mendapatkan pelatihan, sehingga hasil benih itu berkualitas,”pintahnya.

Lebih lanjut Daud Thao, menyampaikan bahwa banyak alat bantuan pertanian (Alsintan) di Kupang Timur banyak yang diparkirkan dan menjadi tontonan besi tua.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangBerita.Com

+ Gabung


Powered By NusaCloudHost