Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

9 Kecamatan di Kabupaten Kupang Teridentifikasi Rawan Kekeringan, Ini Upaya Pemda

Avatar photo
Reporter : Makson Saubaki Editor: Redaksi
Foto. 9 Kecamatan di Kabupaten Kupang Teridentifikasi Rawan Kekeringan, Ini Upaya Pemda.
Foto. 9 Kecamatan di Kabupaten Kupang Teridentifikasi Rawan Kekeringan, Ini Upaya Pemda.

Oelamasi, KupangBerita.com , — Terdapat 9 Kecamatan dari 24 Kecamatan di Kabupaten Kupang terindentifikasi terjadi rawan kekeringan.

BPBD Kabupaten Kupang, Semmy Tinenti, Selasa (06/8) siang diruang kerjanya menjelaskan bahwa sesuai Rilis BMKG Per April 2024 lalu, wilayah NTT mulai Masuk musim kemarau.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Usaha Anda Tampil Disini? Hubungi Kami!!!

Atas dasar itulah BPBD Kabupaten Kupang melakukan kaji cepat yang mana wilayah Kabupaten Kupang Kupang juga memasuki masa kekeringan.

Baca Juga:  Setetes Darah, Sejuta Harapan: PLN UIW NTT Rayakan Bulan K3 2026 dengan Aksi Kemanusiaan Donor Darah

Mengantisipasi hal tersebut Pemerintah Kabupaten Kupang mengeluarkan pernyataan siaga bencana kekeringan dan kebakaran hutan dengan diterbitkan SK Bupati terhitung mulai 2 Mei – 31 Oktober,”jelas Semmy Tinenti.

Dikatakan Semmy, berdasarkan hasil indentifikasi BPBD Kabupaten Kupang sementara ini ada 9 Kecamatan mengalami rawan kekeringan.

Ke 9 Kematan tersebut yakni Kecamatan Amfoang Timur, Amarasi Timur, Amarasi Barat, Fatuleu Tengah, Amabi Oefeto Timur, Kupang Timur, Fatuleu Barat, Semau Selatan dan Kecamatan Nekamese.

“Dalam menghadapi persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kupang telah membangun komunikasi dengan Dinas PUPR NTT dan Balai Wilayah Sungai untuk membantu kita dalam pendisribusian air bersih kepada masyarakat.

Baca Juga:  Bank NTT Salurkan CSR Rp20 Juta untuk Pembangunan Kapela St Yohanes Oekabiti

Selain itu juga kita berusaha untuk lakukan bantuan tandon air kepada masyarakat yang memang mengalami krisis air bersih, bantuan tersebut disesuaikan berdasarkan pemintaan masyarakat dengan mengetahui pemerintah desa setempat,” kata Semmy.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangBerita.Com

+ Gabung


Powered By NusaCloudHost