Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Berkas Perkara P21, Tersangka Penganiayaan di Amarasi Dilimpahkan Ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang

Avatar photo
Reporter : Makson Saubaki Editor: Redaktur
Foto. Berkas Perkara P21, Tersangka Penganiayaan di Amarasi Dilimpahkan Ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang.
Foto. Berkas Perkara P21, Tersangka Penganiayaan di Amarasi Dilimpahkan Ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang.

Oelamasi, KupangBerita.com , — Berkas perkara P21, Penyidik Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Kupang melimpahkan tersangka dan barang bukti dalam kasus tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama yang terjadi di RT 16 RW 07, Desa Soba, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur pada hari Kamis tanggal 7 Maret 2024 lalu ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang, Selasa (9/7) siang.

Kapolres Kupang, AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H., mengkonfirmasi bahwa berkas perkara telah dinyatakan lengkap (P-21) oleh JPU, dan penyidik Reskrim Polres Kupang telah melakukan pelimpahan tahap dua, yaitu pengiriman tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang.

“Setelah melalui proses penyidikan yang mendalam, berkas perkara kasus penganiayaan di Amarasi Barat telah dinyatakan lengkap oleh JPU.

Kami telah mengirimkan tersangka beserta barang bukti ke kejaksaan untuk proses hukum lebih lanjut,”Jelas Kapolres Anak Agung.

Dijelaskan Kapolres Kupang, bahwa kasus ini bermula dari laporan Andi Viktor Adonis warga Desa Soba sebagai korban.

Andi ini menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh Deni Erik Henok Adonis alias Deni dan Imanuel Adonis alias Nuel dihalaman rumah Noh Adonis di RT 06 RW 07 Desa Soba, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang.

Baca Juga:  Curi Sapi, 2 Pemuda Diringkus Polres Kupang, Modus Dijerat dan Jual dengan Harga Murah

“Dalam kejadian tersebut korban mengalami luka serius.

Berdasarkan hasil penyidik Reskrim Polres Kupang berhasil mengidentifikasi dan menangkap para pelaku,” pungkas Anak Agung.

“Para tersangka diduga kuat melakukan penganiayaan secara bersama-sama, yang menyebabkan beberapa korban mengalami luka-luka.

Kami telah mengumpulkan bukti-bukti yang cukup untuk menjerat para pelaku sesuai dengan Pasal 170 KUHP,” Tambahnya.


Powered By NusaCloudHost