Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Ragam Testimoni, Tokoh Agama dan Akademisi Terhadap Penerimaan Bintara Polri 2024 di Polda NTT

Avatar photo
Reporter : Makson Saubaki Editor: Redaktur
Foto. Ragam Testimoni, Tokoh Agama dan Akademisi Terhadap Penerimaan Bintara Polri 2024 di Polda NTT.
Foto. Ragam Testimoni, Tokoh Agama dan Akademisi Terhadap Penerimaan Bintara Polri 2024 di Polda NTT.

Kota Kupang, KupangBerita.com , — Proses penerimaan, seleksi hingga pengumuman kelulusan calon Bintara Polri 2024, Polda NTT telah berjalan dengan baik.

Sementara para calon Bintara dan Tamtama yang telah dinyatakan lulus tinggal menjalani pendidikan selama 7 bulan ke depan di SPN Polda NTT.

Atas keberhasilan tersebut tokoh Agama hingga akademisi di NTT memberikan ragam testimoni dan menyampaikan ucapkan terima kasih atas kebijakan Kapolri untuk Polda NTT.

Testimoni pertama datang dari Perbatasan RI – RDTL, Romo
Hironimus Talan, Pr. Ia menyampaikan terima kasih kepada Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda NTT, Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga serta panitia seleksi yang telah melaksanakan seleksi secara bersih dan transparan.

“Terbukti, salah satu pemuda dari wilayah perbatasan RI – RDTL telah lolos sebagai Calon Bintara Polri di Polda NTT,” Ungkap Romo Hironimus Talan kepada Media, Selasa (09/7).

Baca Juga:  Sempat Terombang Ambing di Laut, 4 Nelayan Berhasil Dievakuasi dari Pulau Padar, Labuan Bajo

Atas nama seluruh umat paroki, Hironimus Talan juga menyampaikan terima kasih kepada Kapospol Mutis dan jajarannya yang telah menfasilitasi salah satu putra daerah di wilayah perbatasan yakni Meterius Fallo dan dibimbing untuk mengikuti tahapan seleksi.

“Tidak hanya memfasilitasi, tetapi juga menanggung segala kebutuhannya selama mengikuti seleksi Bintara Polri di Polda NTT.

Faktanya anak kami atau umat saya, berasal dari keluarga tidak mampu bisa lolos Bintara Polri tahun 2024,” Bebernya.

“Dari hati yang paling dalam, saya sampaikan terima kasih untuk Polri. Tuhan Yesus memberkati Bapak Kapolri, Bapak Kapolda NTT, panitia penerimaan serta seluruh anggota Polri di seluruh NKRI,” tutup Romo Hironimus Talan.

Sementara itu, Romo dari Gereja St Maria Oepoli yang juga perbatasan RI – RDTL Distrik Oekusi, Yosep Binsasi mengungkapkan bahwa awalnya informasi penerimaan Bintara ini ada kolaborasi antara Polsek Amfoang Timur dan pihak gereja.

Baca Juga:  Polda NTT Kirim 11 Catar Akpol ke Mabes Polri, 1 Catar Anak Kasat di Polres Kupang

“Atas kolaborasi ini, saya sampaikan apresiasi dan memberikan nilai plus kepada Bapak Kapolsek dan jajarannya yang telah bantu menyebarkan informasi terkait penerimaan Bintara Polri,” Ujarnya.

Diakui Romo Yosep Binsasi bahwa di jaman kepemimpinan Bapak Kapolsek Amfoang Timur, Iptu Jimmy, O SingaKole bersama jajarannya berupaya ekstra keras dalam menyampaikan informasi ini kepada generasi mudah.

“Sebagai tokoh umat, saya sangat bangga karena kolaborasi yang dibuat dapat mengantarkan salah satu anak dari wilayah perbatasan NKRI yakni Donisius Asuat lolos dalam seleksi Bintara Polri.

Tentunya dalam seleksi ini Polri punya aturan dan syarat tersendiri dalam merekrut calon anggota untuk bisa masuk di kepolisian,” kata Yosep Binsasi.


Powered By NusaCloudHost