Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Religi  

Penjabat Bupati Kupang, Alexon Lumba Hadiri Ibadah Perhadapan Pendeta GMIT Elim Naibonat

Avatar photo
Reporter : Makson Saubaki Editor: Redaktur
Foto. Penjabat Bupati Kupang, Alexon Lumba Hadiri Ibadah Perhadapan Pendeta GMIT Elim Naibonat.
Foto. Penjabat Bupati Kupang, Alexon Lumba Hadiri Ibadah Perhadapan Pendeta GMIT Elim Naibonat.

Oelamasi, KupangBerita.com , — Penjabat Bupati Kupang, Alexon Lumba, menghadiri kebaktian minggu yang dirangkai dengan acara pisah sambut Pendeta di GMIT Elim Naibonat, Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Minggu (09/6).

Dalam kesempatan tersebut Pendeta Daud Tari, M.Th dilepas warga jemaat setempat untuk bertugas di tempat baru Gereja Genasaret Dano Ina Lasiana, sekaligus menyambut Pendeta Erens Fanggidae, S.Th sebagai Ketua Majelis Jemaat di Gereja Elim Naibonat Klasis Kupang Timur.

Pj. Bupati Kupang Alexon Lumba dalam sambutannya mengucapkan selamat atas perhadapan dan serah terima jabatan Pendeta GMIT Elim Naibonat.

Dijelaskan Alexon, bahwa “Pelayan Tuhan harus mampu melayani dimana saja, karna tugas melayani adalah amanat dari panca pelayanan GMIT yang adalah kelanjutan tugas pelayanan Allah di dunia.

Baca Juga:  Peduli Persoalan Orang Muda, Pemerintah Kota Kupang Gelar Peningkatan Kapasitas Iman Orang Muda Katolik

Mutasi di tubuh GMIT atau dimana saja adalah suatu bentuk penyegaran dalam pelayanan sehingga pelayanan dapat semakin bertumbuh dan berkembang.

“Mencermati salah satu tugas Panca Pelayanan GMIT yakni Penatalayanan atau Oikonomia, maka seorang Pendeta harus mampu melayani dimana pun ia diutus.

Hal ini terjadi karena setiap anggota GMIT memiliki kewajiban untuk mewujudkan tanggung jawab secara aktif dalam persekutuan, kesaksian, pelayanan kasih, ibadah, dan penatalayanan,” ungkapnya.

Menurut Pj. Bupati, gereja merupakan sebuah komunitas penatalayanan untuk tujuan utama melanjutkan karya keselamatan Allah di dunia.

Gereja adalah mitra utama Pemerintah dalam pembangunan, oleh katena itu, gereja dan Pendeta serta jemaat yang juga adalah warga masyarakat Kabupaten Kupang, harus menjadi mitra pemerintah untuk bertanggung jawab mengatasi segala masalah yang ada.

Baca Juga:  Lakukan Penyimpangan Administrasi Keuangan, Pj. Bupati Kupang Warning 8 Kepala Desa

Beberapa persoalan yang masih menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kupang seperti stunting, pemberantasan kemiskinan dan rendahnya tingkat pendidikan di Kabupaten Kupang yang sangat memprihatinkan.

“Keterlibatan Gereja akan semakin mempermudah usaha dan upaya Pemerintah dalam semua program pembangunan, sehingga peluang kemajuan dan kesuksesan program yang dijalankan semakin besar dan nyata.

Saya berharap agar Gereja dan para Pendeta terus menjadi mitra dalam pelaksanaan tugas untuk mengatasi berbagai permasalahan pada semua sektor di Kabupaten Kupang tercinta ini,” kata Alexon Lumba.


Powered By NusaCloudHost