Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Fakta 1.509 Anak di Kabupaten Kupang Drop Out dan Memilih Berhenti Sekolah, Ini Upaya Pemda dan Unicef

Avatar photo
Reporter : Makson Saubaki Editor: Redaktur
Foto. Fakta 1.509 Anak di Kabupaten Kupang Drop Out dan Memilih Berhenti Sekolah, Ini Upaya Pemda dan Unicef.
Foto. Fakta 1.509 Anak di Kabupaten Kupang Drop Out dan Memilih Berhenti Sekolah, Ini Upaya Pemda dan Unicef.

Oelamasi, KupangBerita.com , – Pemerintah Kabupaten Kupang bekerjasama dengan UNICEF yang diwakili oleh LSM CIS Timor, semenjak November 2023 menggelar program Penanganan Anak Tidak Sekolah Untuk Kembali Bersekolah di Kabupaten Kupang.

Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Kupang berharap bisa mendapat data dengan pasti jumlah anak usia sekolah yang tidak bersekolah di Kabupaten Kupang, dan melaksanakan program-program Pembangunan untuk mendukung anak tidak bersekolah bisa bersekolah seperti selayaknya.

Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Novita D. E. Foenay, A.Pi., M.T. dalam sambutannya saat membuka advokasi program Penanganan Anak tidak bersekolah tersebut di Aula Kantor Dinas Pemerintahan dan Masyarakat Desa Kabupaten Kupang di Oelamasi, Kamis (06/6).

Baca Juga:  Gelar Konsultasi Publik, Yayasan ADRA dan Pemerintah Kabupaten Kupang Kolaborasi Hadapi Bencana Kekeringan

Ia memberi apresiasi kepada UNICEF dan CIS Timor yang telah bekerjasama bersama Pemerintah Kabupaten Kupang dalam menangani anak usia sekolah yang tidak bersekolah di Kabupaten Kupang.

Diharapkannya, dengan berjalan dan berhasilnya program tersebut, akan meningkatkan derajat Pendidikan di Kabupaten Kupang, yang berimbas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Program ini kita mulai dari Tingkat pemerintahan paling bawah di Tingkat Desa agar mendapat data jumlah anak tidak bersekolah atau putus sekolah di Kabupaten Kupang dengan pasti.

Saya berharap kolaborasi yang baik antar semua pihak, termasuk Pemerintah Desa dan Unicef serta CIS Timor untuk mencari jalan keluar membantu anak-anak usia sekolah bisa bersekolah dengan semestinya.

Baca Juga:  Polri Peduli Literasi, Kapolsek di Kupang Salurkan Kita Suci dan Ratusan Buku di Sekolah

Pesan saya, mari kita sama-sama bergerak mejadi agen perubahan, agar cita-cita luhur di bidang Pendidikan sebagai Upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dalam mewujudkan masyarakat yang maju adil dan Makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 45 bisa tercapai di seluruh wilayah Indonesia”, ujar Novita Foenay.

Novita Foenay melanjutkan, daerah-daerah terpencil di Kabupaten Kupang seperti daerah Amfoang harus menjadi prioritas utama program seperti ini dijalankan, karena di daerah-daerah tersebut permasalahan-permasalahan seperti anak usia sekolah tidak bersekolah atau putus sekolah banyak ditemukan.


Powered By NusaCloudHost