Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Mantan Wakil Bupati Kupang, Jadi Saksi Terhadap 3 Tersangka Dalam Kasus Korupsi GOR Komitmen

Avatar photo
Reporter : Makson Saubaki Editor: Redaktur
Foto. Mantan Wakil Bupati Kupang, Jadi Saksi Terhadap 3 Tersangka Dalam Kasus Korupsi GOR Komitmen.
Foto. Mantan Wakil Bupati Kupang, Jadi Saksi Terhadap 3 Tersangka Dalam Kasus Korupsi GOR Komitmen.

Oelamasi, KupangBerita.com , — Terkait dugaan kasus korupsi GOR Komitmen, mantan Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe diperiksa oleh Penyidik ​​Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Kupang, Senin (27/05).

Berdasarkan pantau media Mantan Wakil Bupati Kupang periode 2019 – 2024 itu menjalani pemeriksaan di ruang Tipikor kurang lebih 5 jam.

Usai menjalani pemeriksaan, Jerry Manafe, mengungkapkan bahwa dirinya hari ini memenuhi panggilan dan diperiksa sebagai saksi terkait kasus korupsi pembanguan GOR Komitmen pada Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kupang tahun anggaran 2019.

Baca Juga:  Dituding Minta Fee 10% Proyek GOR Komitmen, Mantan Wabup Kupang Minta Kadispora Bertobat

“Pertanyaan penyidik tidak terlalu banyak. Namun semua pertanyaan, saya jawab dengan apa yang saya ketahui dan juga sebagaimana yang sebenar – benarnya,”ungkapnya.

Dia menjelaskan pertanyaan tadi seputar tugas pokok dan fungsi saya sebagai Wakil Bupati saat itu, sebagaimana dalam amanat UU Nomor 23 Tahun 2014 dan direvisi dalam UU Nomor 9 Tahun 2015.

“Saya hari ini diperiksa untuk tiga orang tersangka yakni Seprianus Lau, Hadji Muhammad Darwis dan Hadji Pua Djendo. Dalam keterangan tadi, saya menyampaikan berdasarkan apa yang saya ketahui,” pungkasnya.

Baca Juga:  Direktur PT Dua Sekawan Beberkan Fakta, Mantan Wabub Bantah Terima Fee Pembagunan GOR Komitmen

Diungkap Jerry Manafe bahwa sebelumnya dirinya sudah turun melakukan sidak bersama Kajari Negeri Kabupaten Kupang, Shirley Manutede waktu itu, dan memberikan peringatan terkait pekerjaan baik fisik maupun masa kerja.

Menurut Jerry Manafe bahwa semua pekerjaan itu ada persoalan apabila sudah tidak sesuai dengan kontrak.

“Pekerjaan fisik apa saja bermasalah, kalau pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan kontrak.

Saya melihat dikontrak ada massa waktu pekerjaan, masa addendum dan kalau memang waktu yang tidak memungkinkan lagi, harus di PHK.


Powered By NusaCloudHost