Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kupang Sambangi BWS NT II, Ini yang Dibahas

Avatar photo
Foto. Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kupang Deasy Ballo - Foeh bersama tokoh tani Kecamatan Kupang Timur, Sambangi BWS NT II.
Foto. Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kupang Deasy Ballo - Foeh bersama tokoh tani Kecamatan Kupang Timur, Sambangi BWS NT II.

Kupangberita.com, — Didampingi masyarakat tani kecamatan Kupang Timur, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kupang, Deasy Ballo – Foeh bersama tokoh masyarakat tani bapak Edi Mudak, Viktor Ndoki, Is Lada, Jefry Lusi dan bapak Ady menyambangi Kantor Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II di Kota Kupang, Rabu ( 15/03).

Kunjungan Politisi PDIP dan masyarakat tani yakni untuk membahas progres pekerjaan tanggap darurat bendungan Oesao.

Dalam pertemuan tersebut Deasy Ballo, menyampaikan perlu ada langkah – langkah percepatan atau alternatif lain yang harus dilakukan oleh balai sungai mengingat progres pekerjaan masih terkendala.

Baca Juga:  Dukung Total, Alex Longginus: Ansy Lema, Politisi Muda Tak Pernah Mundur Berjuang untuk Rakyat

“Tentu ini, membuat ancaman kekeringan mulai melanda areal persawahan di Kupang Timur. Jika melihat upaya tanggap darurat tidak ada dampak penyelematan bagi masyarakat tani,” kata Deasy.

Diakui Deasy, pekerjaan tanggap darurat yang sudah dilakukan tidak menyebabkan banjir dan luapan air yang merendam rumah penduduk.

“Progres pekerjaan tanggap darurat sudah baik. Tetapi harus ada alternatif lain, karena akibat jebolnya bendungan tersebut yang terjadi pada Februari lalu menyebabkan saluran utama drainase berada diatas permukaan air.

Akibatnya, sumber air dari bendungan tersebut tidak bisa melawati saluran utama.

Baca Juga:  Pilgub NTT, Refafi Gah Mundur dari Bakal Calon Gubernur

Oleh karena itu, kami minta pihak balai sungai ada upaya alternatif lain,” Kata Politisi PDIP ini.

Senada disampaikan Is Lada, tidak ada upaya alternatif lain maka tentu pekerjaan tanggap darurat itu tidak ada akan menyelematkan kebutuhan air bagi warga tani.

Sementara Viktor Ndoki, meminta balai sungai segerah menyepakati persoalan ini.


Powered By NusaCloudHost