Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Postur APBD Kabupaten Kupang Tahun 2023 Rp1,3 Triliun, Ada Tambahan TPP Bagi ASN

Avatar photo
IMG 20230109 WA0008 e1673273680521
Bupati Kupang, Korinus Masneno menyerahkan DPA Kepada Plt. Sekda Novita Foenay selaku Pengunaa Anggaran pada Sekretariat Kabupaten Kupang.(foto. Prokopim Kabupaten Kupang).

Kupangberita.com — Anggaran dan Pendapatan Belanja (APBD) Kabupaten Kupang tahun anggaran 2023 adalah sebesar Rp1.391.972.608.075,00.

“Saat ini telah diselesaikan pembuatan DPA dan diserahkan kepada OPD, Pemerintah Kecamatan untuk dapat melaksanakan program kegiatan secara baik,”Kata Kepala BPKAD Kabupaten Kupang, Rima Salean dalam laporannya menyampaikan gambaran postur APBD Tahun Anggaran 2023, Senin (09/01) di Kantor Bupati Kupang.

Lebih lanjut disampaikan Bupati Kupang, Korinus Masneno saat menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kepada 57 Pengguna Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah meminta untuk tingkatkan semangat dan kinerja dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai ASN yang cakap, siap melayani dan berkinerja.

Turut hadir dalam penyerahan DPA-SKPD T.A. 2023 tersebut Plt. Sekretaris Daerah Novita Foenay, Asisten 2 Mesak S. Elfeto, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Rima Salean, serta seluruh pimpinan OPD dan Camat.

Pada Kesempatan tersebut Bupati Masneno berpesan agar kinerja dan pelayanan ASN tahun 2023 terus ditingkatkan dan lebih bersemangat lagi dalam bekerja.

Untuk itu, sebagai bentuk perhatian, Pemerintah Kabupaten Kupang pada tahun 2022 memberikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN secara penuh 12 bulan tanpa terpotong 1 bulan pun, dan pada tahun 2023 kembali diberikan bagi ASN Kabupaten Kupang.

Ia juga menegaskan kepada seluruh pimpinan perangkat daerah, agar segera lakukan pencairan sebaik-baiknya, gunakan anggaran secara tepat waktu dan sesuai, lakukan efisiensi dan perbaiki administrasi.

“Pimpinan Perangkat Daerah tidak diperkenankan melaksanakan anggaran yang tidak sesuai dengan DPA yang ada.

Jauhi sikap sombong dan acuh tak acuh terhadap kinerja dan pelayanan, sebab akan berdampak pada rendahnya realisasi kinerja perangkat daerah terhadap target-target pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah kita.


Powered By NusaCloudHost