Kupangberita.com —- Urban farming menjadi salah satu solusi pengendalian inflasi yang tengah diupayakan Pemerintah Kota Kupang saat ini.
Kurang lebih seribu hektar lahan kosong di Kota Kupang sudah berhasil diidentifikasi dan siap untuk ditanami kelor, sorgum serta tanaman hortikultura. Bahkan Pemerintah Kota Kupang sudah mulai gerakan menanam di dua lahan kosong milik Pemkot di Kelurahan Naimata dan Kelurahan Naioni. Demikian disampaikan Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, SH dalam pertemuan membahas extra effort pengendalian inflasi di Kota Kupang. Pertemuan berlangsung di ruang rapat Penjabat Wali Kota Kupang, Rabu (16/11).
Hadir dalam pertemuan tersebut, Kepala Biro Ekonomi dan Kerja Sama Setda Provinsi NTT, Dr. Lery Rupidara, M.Si, Plt. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, S. Donny H. Heatubun, Kepala BPS Provinsi NTT, Matamira B. Kale, S.Si, M.Si dan Kepala BPS Kota Kupang, Ramly K.T Kusumo, SP, MAP.
Turut mendampingi Penjabat Wali Kota, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius R. Lega, SH beserta sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait.
Dalam pertemuan tersebut, Penjabat Wali Kota menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTT yang telah mendukung upaya Pemerintah Kota Kupang untuk pemanfaatan lahan dengan kerja sama menyiapkan anakan kelor dan bibit tanaman hortikultura.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangBerita.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










