Kupangberita.com —- Sebagai langkah penguatan komitmen dalam rangka pencegahan dan pengendalian AIDS, Tuberkulosis dan Malaria (ATM), maka Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES) perwakilan Provinsi NTT, melalui program Resilient and Sustainable System For Health (RSSH), bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kupang melaksanakan pertemuan kemitraan lintas sektor pada Kamis (17/11/2022), di Aula Kantor Bupati Kupang.
Pertemuan tersebut dibuka oleh Plt.Sekda Kabupaten Kupang, Novita Foenay. Di awal sambutannya, Novita mengucapkan terima kasih kepada Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (Adinkes) Perwakilan wilayah Provinsi NTT melalui program resilient and sustainable system for health (RSSH) yang telah menginisiasi pertemuan hari ini guna menguatkan komitmen Pemerintah Daerah dan mitra dalam upaya penanganan ATM.
Ia menerangkan bahwa pemangku kepentingan tingkat nasional telah menetapkan consensus dalam rangka menentukan intervensi terhadap prioritas masalah, maka masing-masing komponen penyakit telah menetapkan strategi dan rencana aksi untuk dicapai dan diharapkan terjadi ending aids, tuberkulosis dan malaria pada tahun 2023.
Pertemuan hari ini merupakan bagian dari pembinaan dan sekaligus penguatan kapasitas terutama bagi perencanaan sumber daya di daerah dalam pembangunan kesehatan, khususnya pencegahan dan pengendalian Aids, Tuberkulosis dan Malaria.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KupangBerita.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










