Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bangun Sinergitas TNI AL dan Pemerintah Kota Kupang Bersihkan Sampah di Pantai Pasir Panjang

Avatar photo
IMG 20220908 WA0040 e1662680220682

Kupangberita.com —- Dalam rangka memperingati HUT TNI Angkatan Laut ke-77, para prajurit TNI AL menggelar Gerakan Laut Bersih yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, Rabu (07/09/2022). Untuk wilayah NTT, gerakan yang mengusung tema “Membangun Kejayaan Maritim Untuk Lebih Kuat, Laut Bersih Rakyat Sejahtera” itu berlangsung di Pantai Pasir Panjang, Kota Kupang.

Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, SH, turun langsung bersama Komandan Lantamal VII Kupang, Laksma TNI Heribertus Yudho Warsono serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah tingkat Provinsi NTT dan Kota Kupang, membersihkan sampah di sepanjang pantai tersebut.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Plt. Kadis Perikanan Provinsi NTT, Kapolresta Kupang Kota, Danlanud El Tari, Danrem 161 Wirasakti, Pejabat Utama Lantamal VII Kupang dan Pengurus Jalasenastri Armada (DJA) II.

Turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, para petugas dari DLHK Kota Kupang, Dinas Perikanan Kota Kupang, Dinas Pariwisata, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kupang, masyarakat pesisir di wilayah Kelurahan Oeba, Kelapa Lima, Pasir Panjang, mahasiswa dari kampus UNC dan PGRI 45 serta komunitas maritim.

Penjabat Wali Kota Kupang George Melkianus Hadjoh, SH dalam sambutannya menyampaikan apresiasi, penghormatan serta penghargaan yang tinggi kepada TNI Angkatan Laut atas upaya sinergis antara TNI AL dengan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten kota.

Menurutnya Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat telah menjadikan pariwisata sebagai prime mover (mesin penggerak utama) pembangunan ekonomi NTT.

Oleh karena itu, gerakan laut bersih ini benar-benar menjadi sinergitas yang kuat untuk membangun pariwisata di Kota Kupang.

“Pemerintah Kota Kupang akan memberikan dukungan penuh dan terlibat aktif turun bersama-sama Danlantamal VII Kupang dan jajarannya untuk membersihkan seluruh pantai.

Ini akan menjadi gerakan berlanjut sampai dengan akhir tahun ini,”ujarnya.

Dia menambahkan semua lurah dan masyarakat di daerah pesisir akan didorong supaya bisa kembali ke laut.

Karena NTT memiliki garis pantai sepanjang 5.700 meter dengan luas laut 200.000 km3 yang merupakan potensi yang luar biasa.

Sebenarnya kiblat pembangunan di daerah ini adalah ke laut.


Powered By NusaCloudHost