Menu

Mode Gelap

Berita · 7 Jun 2022 11:30 WITA ·

PGRI Kabupaten Kupang, Kecam Keras Sikap Kepala Sekolah SDN Oelbeba


					Foto. Ketua PGRI Kabupaten Kupang, Ribka Rolentiana Kekado, S.Pd, M.Si
Perbesar

Foto. Ketua PGRI Kabupaten Kupang, Ribka Rolentiana Kekado, S.Pd, M.Si

Kupangberita.com —- Kasus Pengeroyokan di SDN Oelbeba, oleh kepala sekolah dan kroninya itu, mendapatkan Kecaman keras dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kupang.

Ketua PGRI Kabupaten Kupang, Ribka Rolentiana Kekado, S.Pd, M.Si Selasa ( 07/06/2022) di Kantor Bupati Kupang mengatakan pada prinsipnya, Kami dari PGRI, sangat menyesali dan mengecam keras perbuatan tersebut.

“Seharusnya seorang kepala sekolah harus menunjukan sikap yang bagus, bisa mengayomi dan melindungi guru.

Baca Juga:  Ibu dan Istri Tersangka Penyerang Wartawan di Kupang Minta Maaf

Tetapi Kepala Sekolah Aleksander Nitti, secara bersama – sama melakukan tindakan kekerasan yang mengarah pada tindakan kriminal,” ujarnya.

Ribka Kekado, juga sangat menyesalkan persoalan di sekolah, tetapi pihak keluarga ikut terlibat di dalam dan mengeluarkan kata – kata pengancaman pembunuhan terhadap seorang Guru ASN.

“Kami dari PGRI sangat mendukung proses hukum yang sementara di tangani oleh Polres Kupang, kiranya kasus ini diusut secara baik sehingga pihak korban mendapatkan keadilan,”ujarnya.

Baca Juga:  Mengurai Masalah Klasik Dana Desa, Ini Solusi Kadis PMD Kabupaten Kupang

Ketua PGRI Kabupaten Kupang ini berharap melalui peristiwa ini juga menjadi pelajaran bagi guru – guru anggota PGRI Kabupaten Kupang pada saat menghadapi persoalan seperti itu mengunakan sikap sosial fungsional yang terjaga.

“Sehingga tidak mempermalukan korps guru, kode etik guru dan merusak citra guru di dunia pendidikan di Kabupaten Kupang,”harapnya.

Baca Juga:  Pengeroyokan Guru di Kupang hingga Babak Belur, Tuai Kecaman

Dirinya mengakui, bahwa kejadian ini baru pernah terjadi di kabupaten kupang. Kami sangat menyesali dan mengecam keras karena hal itu mencoreng kode etik kita sebagai guru.

Selanjutnya kami dari PGRI tetap merangkul dan memberikan pembinaan terhadap keduanya. Sedangkan masalah proses hukum di kepolisan tetap kami dukung.**

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 195 kali

Makson Saubaki badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Kupang Turunkan 46 Raiders Berlaga di Event Adventure Polres Belu

25 Juni 2022 - 21:34 WITA

Foto. Kaolres Kupang AKBP FX Irwan Arianto S.I.K M.H, menurunkan 46 raiders berlaga di event adventure Polres Belu.( Foto Humas Polres Kupang).

Peserta Delegasi Rakerwil APEKSI Puji Pembagunan SPAM Kali Dendeng

24 Juni 2022 - 22:52 WITA

Viral, Seorang Pria Afghanistan Naik ke Puncak Jembatan Liliba

24 Juni 2022 - 22:21 WITA

Wakil Bupati Kupang Secara Resmi Buka Rapat Kerja GKII Wilayah Bali Nusra

24 Juni 2022 - 19:44 WITA

Foto. Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe, memukul gong tanda dibukanya rapat GKII Wilayah Bali Nusra di GKII Jemaat Benohonis Oelbima, Desa Oebola.

Peran Pemkab Kupang dan Dekranasda NTT Dalam Mengembangkan UMKM Pasca Pandemi

23 Juni 2022 - 22:43 WITA

Foto. Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe dan Ketua Dekranasda NTT Ny. Julie Sutrisno Laiskodat.

Bupati Kupang Hadiri Ulang Tahun Ke 72 Gereja Paroki St.Yohanes Pemandi Buraen

23 Juni 2022 - 21:34 WITA

Trending di Berita