Menu

Mode Gelap

Berita · 16 Mei 2022 10:16 WITA ·

Selama Hari Raya Idul Fitri 2022, KPK Terima 395 Laporan Gratifikasi Senilai Rp 274 Juta


					Selama Hari Raya Idul Fitri 2022, KPK Terima 395 Laporan Gratifikasi Senilai Rp 274 Juta Perbesar

Kupangberita.com —- Sampai dengan akhir pekan ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerima laporan 395 barang atau objek gratifikasi dari masyarakat selama Hari Raya Idul Fitri dengan nilai taksir mencapai Rp. 274.117.519.

Berdasarkan rilis yang diterima kupang berita.com dari Plt. Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan Ipi Maryati Kuding, Senin (16/05/2021) mengatakan bahwa laporan tersebut terdiri dari 7 objek berupa cindera mata atau plakat dengan nilai taksir Rp. 4.350.000; 268 objek berupa karangan bunga, makanan, dan minuman dengan nilai taksir Rp.153.736.899; 9 objek berupa uang, voucher, logam mulia dengan nilai taksir Rp. 32.290.000; serta 111 objek dalam bentuk lainnya dengan nilai taksir Rp. 83.740.620.

Baca Juga:  MS Sinode GMIT Terus Lakukan Vaksinasi Covid-19, di Kabupaten Kupang

“Sejumlah laporan tersebut terdiri dari 367 laporan penerimaan dan 28 laporan penolakan gratifikasi.

Saat ini barang-barang yang dilaporkan tersebut sebagian telah diterima KPK, dan sebagian lainnya sedang proses dikirimkan oleh para pihak pelapor,”ujarnya.

Dirinya melanjutkan hingga saat KPK ini masih terus menerima laporan Gratifikasi lainnya, dan akan kami update pada kesempatan berikutnya.

Baca Juga:  Akademisi Prodi Sejarah Undana Dukung Wali Kota Tata Kota Tua

“KPK menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah melaporkan penerimaan maupun penolakan gratifikasi tersebut. Hal ini sebagai langkah awal untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi,”ujarnya lagi

Sebelumnya, KPK menyampaikan imbauannya melalui Surat Edaran No. 09 Tahun 2022 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi terkait Hari Raya.

KPK terus mengajak masyarakat untuk menghindari praktik Gratifikasi, baik sebagai pemberi maupun penerima, karena gratifikasi bisa termasuk dalam tindak pidana korupsi.

Baca Juga:  Bupati Masneno Buka Kegiatan Talkshow dan Pelatihan Kepenulisan di Kabupaten Kupang

Jika karena kondisi tertentu, seorang pegawai negeri atau penyelenggara negara tidak dapat menolak gratifikasi maka wajib melaporkan kepada KPK paling lambat 30 hari kerja sejak gratifikasi diterima.

Informasi terkait mekanisme dan formulir pelaporan atas penerimaan gratifikasi dapat diakses melalui tautan https://gratifikasi.kpk.go.id atau menghubungi layanan informasi publik KPK pada nomor telepon 198.***

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 30 kali

Makson Saubaki badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Kupang Turunkan 46 Raiders Berlaga di Event Adventure Polres Belu

25 Juni 2022 - 21:34 WITA

Foto. Kaolres Kupang AKBP FX Irwan Arianto S.I.K M.H, menurunkan 46 raiders berlaga di event adventure Polres Belu.( Foto Humas Polres Kupang).

Peserta Delegasi Rakerwil APEKSI Puji Pembagunan SPAM Kali Dendeng

24 Juni 2022 - 22:52 WITA

Viral, Seorang Pria Afghanistan Naik ke Puncak Jembatan Liliba

24 Juni 2022 - 22:21 WITA

Wakil Bupati Kupang Secara Resmi Buka Rapat Kerja GKII Wilayah Bali Nusra

24 Juni 2022 - 19:44 WITA

Foto. Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe, memukul gong tanda dibukanya rapat GKII Wilayah Bali Nusra di GKII Jemaat Benohonis Oelbima, Desa Oebola.

Peran Pemkab Kupang dan Dekranasda NTT Dalam Mengembangkan UMKM Pasca Pandemi

23 Juni 2022 - 22:43 WITA

Foto. Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe dan Ketua Dekranasda NTT Ny. Julie Sutrisno Laiskodat.

Bupati Kupang Hadiri Ulang Tahun Ke 72 Gereja Paroki St.Yohanes Pemandi Buraen

23 Juni 2022 - 21:34 WITA

Trending di Berita