Menu

Mode Gelap

Berita · 13 Mei 2022 21:33 WITA ·

Ibu dan Istri Tersangka Penyerang Wartawan di Kupang Minta Maaf


					Foto. Ibu dan Istri dari para pelaku penyerangan wartawan di Kupang. Perbesar

Foto. Ibu dan Istri dari para pelaku penyerangan wartawan di Kupang.

Kupangberita.com— Keluarga tersangka penyerangan terhadap Wartawan di Kupang, meminta maaf kepada korban atas kekhilafan anak dan suami mereka yang telah melakukan pemukulan terhadap wartawan Suryaflobamora.com, Fabi Latuan, pada Selasa (26/04/2022) lalu.

Di hadapan awak media yang hadir, para orang tua / ibu kandung dan istri dari para tersangka mengungkapkan kesedihan mereka dan meminta maaf.

Ibunda dari tersangka MDT, Dorinje Tameno, Jumat (13/05/2022) di bilangan Kelurahan Naikiten 1, mengatakan dari lubuk hati yang paling dalam kami memohon maaf atas kejadian (pemukulan, red) itu.

Terima kasih karena Tuhan sudah buka jalan sehingga kami bisa menyampaikan permohonan maaf ini secara terbuka dihadapan para awak media.

“Kami tidak bisa buat apa-apa. Kami hanya bisa memohon maaf dan berdoa semoga yang terluka agar bisa segera disembuhkan,” ungkap Mantan Wartawan RRI Tahun 1976 ini.

Tangis Dorinje pun pecah setelah menyampaikan permohonan maaf. Kalimat demi kalimat yang keluar dari mulutnya berhiaskan isak tangis, baik dari Dorinje sendiri, maupun dari ibu kandung dan istri dari para tersangka yang lain yang hadir pada kesempatan tersebut.

Baca Juga:  Wali Kota Kupang Buka Festival Olah Raga Tradisional Pe Luru Hawu

Mantan Wartawan RRI ini juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para awak media yang bersedia datang untuk mendengarkan ungkapan hati dari orang tua kandung dan istri para tersangka.

Permohonan maaf juga terucap dari bibir ibunda tersangka PAT, Mehelina Taebenu. Selain mengucapkan permintaan maaf, ia juga mengungkapkan kerinduannya untuk bertemu dengan anaknya yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Sejak anak kami di tangkap, kami belum bisa bertemu. Sebagai ibunya tentu saja saya rindu untuk bertemu. Tapi mau bagaimana lagi, semua sudah terjadi,” ucapnya.

Dirinya mengisahkan anaknya sementara dalam proses penyusunan tugas akhir pada salah satu Universitas di Kota Kupang.

“Kita sudah keluarkan banyak biaya untuk kuliah. Nanti kalau tidak jadi Sarjana mau bagaimana,”ujarnya sambil terisak.

Orang tua dan Istri dari para tersangka ini juga mengatakan bahwa sebetulnya mereka ingin menyampaikan permintaan maaf langsung kepada korban Fabi Latuan dan keluarga besarnya.

Tetapi mereka mengaku bingung bagaimana harus bertemu dengan korban dan keluarganya, mereka juga tidak tahu alamat tempat tinggal korban.

Baca Juga:  HUT Kota Kupang ke-26, Wali Kota Bagi Beasiswa untuk 1000 Mahasiswa

Keluarga dari para pelaku ini berharap, kiranya ada pihak yang bisa memediasi, agar mereka bisa menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada korban dan keluarga besarnya.

Ungkapan yang sama juga terucap dari bibir ibunda tersangka JN, Jublina Ndilu, Suaranya terbata-bata dan hampir tak terdengar saat ia menyampaikan permintaan maaf.

Ia juga memanjatkan doa semoga korban lekas dipulihkan dari rasa sakitnya. Kepedihan tergambar jelas pada raut wajah orang tua ini.

Sementara itu, isteri dari salah satu tersangka berinisial NT alias C dirinya hanya bisa terisak mendengar ungkapan hati orang tua dari para tersangka lainnya.

Sambil menggendong anaknya yang masih kecil, dirinya meneteskan air mata.

Ia juga tidak menyampaikan banyak kata. Sebagaimana yang diucapkan oleh para ibu yang lain, ia juga hanya menyampaikan permintaan maaf yang diucapkan dengan terbata-bata sambil diiringi isak tangis.

Harapannya juga sama, semoga korban lekas pulih dan kembali beraktivitas.

Baca Juga:  Pemerintah Kabupaten Kupang Fokus Normalisasi, 3 Sungai Tahun Ini

Ketika awak media bertanya terkait proses hukum, mereka semua mengungkapkan hal yang sama, yakni menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib.

“Mau bagaimana lagi, semua sudah terjadi. Kita ikuti proses hukum yang berlaku,” ujar salah satu keluarga tersangka.

Pada kesempatan tersebut, orang tua dan isteri dari para tersangka juga menyampaikan permohonan maaf kepada semua wartawan atas tindakan anak dan suami mereka yang tidak berkenan ini.

Untuk diketahui, telah tejadi peristiwa pemukulan terhadap Pemimpin Redaksi SuaraFlobamora.com Fabi Latuan oleh enam pria bercadar di seputaran PD Flobamora, Kupang, Selasa (26/4/2022) sekitar pukul 14.00 WITA.

Para pelaku menggunakan sepeda motor kemudian menghadang dan menganiaya korban hingga mengalami pendarahan di hidung.

Atas kerja keras pihak kepolisan, Polres Kota Kupang telah meringkus ke 5 pelaku pada Kamis (05/05/2022), di Balikpapan, Kalimantan Timur. Para pelaku kini sedang ditahan di Mapolresta Kota Kupang untuk mengikuti proses hukum selanjutnya.**

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1.356 kali

Makson Saubaki badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Majelis Sinode GMIT Dukung Pemerintah Kota Kupang Lewat Program Pulih Bersama

19 Mei 2022 - 08:04 WITA

Foto. MS Sinode GMIT bersama Puskesma Kota Kupang lakukan vaksinasi Covid-19, di Gereja GMIT Laheroi Namosain.

DPC PDIP Kabupaten Kupang Gelar Bazar Minyak Goreng Murah Rp 14.000 Untuk Masyarakat Umum

18 Mei 2022 - 22:45 WITA

Foto. DPC PDIP Kabupaten Kupang Gelar Bazar Minyak Goreng Murah.

Terkait Pembagunan Peternakan Ayam di Oesao, Masyarakat Layangkan Surat Terbuka untuk Bupati

18 Mei 2022 - 21:56 WITA

Warga Kabupaten Kupang, Nilai ULP PLN Oesao Abaikan Keluhannya

18 Mei 2022 - 20:26 WITA

Foto. Pemilik Meteran Bugi Brianto.

Fantastis! 7.207 Anak di Kabupaten Kupang Alami Stunting

18 Mei 2022 - 19:02 WITA

Foto. dr. Chindy R.Tefa.

Perkuat Integritas Parpol, KPK Gelar Program Politik Cerdas Berintegritas

18 Mei 2022 - 12:36 WITA

Trending di Berita