Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Fantastis! 7.207 Anak di Kabupaten Kupang Alami Stunting

Avatar photo
Foto. dr. Chindy R.Tefa.
Foto. dr. Chindy R.Tefa.

Kupangberita.com — Berdasarkan data bulan penimbangan Februari 2022 prevalensi angka stunting di Kabupaten Kupang terdapat 7.207 ( 24,1 persen), anak alami stunting.

“Jadi jumlah total anak yang datang di timbang pada bulan Februari lalu, sebanyak 29.856 anak. Sedangkan total sasaran kita 31.008 anak dari 29.856 tersebut terdapat 7.207 anak alami stunting.

Angka tersebut tersebar di 24 Kecamatan dari 27 puskesmas di Kabupaten Kupang,”kata dr. Chindy R.Tefa usai mengikuti Rapat Koordinasi percepatan penurunan stunting di Kantor Bupati Kupang, Selasa ( 17/05/2022).

Untuk kasus stunting sendiri kata dia, kasus prevalensi tertinggi di Kecamatan Amfoang Barat Laut, Puskesmas Soliu sebanyak 378 anak atau 44, 7 persen. Disusul Kecamatan Amarasi Timur, Puskesmas Pakubaun 294 anak atau 43,2 persen, Kecamatan Amarasi Barat Puskesmas Baun 528 atau 40, 5 persen, Kecamatan Amfoang Barat Daya Puskesmas Manubelon 177 anak atau 35, 8 persen, Kecamatan Fatuleu Tengah Puskesmas Oelbiteno 167 anak atau 35, 4 persen.

Baca Juga:  Luar Biasa, Polres Kupang Raih Juara 1 Lomba Karnaval Kategori Fashion Show Tenun Modifikasi

Ia menjelaskan, bahwa prevalensi angka stunting ini mengalami peningkatan karena saat pengukuran, sudah mengunakan alat antropometrik yang baru dan sesuai ukuran standar Kemenkes.

“Prevalensi tingginya angka stunting ini disebabkan oleh beberapa hal: Pertama ketidak seragaman alat. Kedua tidak kuatnya lintas sektor dalam pengawalan masalah stunting.

Selain itu juga, tata laksana yang di lakukan oleh puskesmas sudah lakukan pembagian makan tambahan sepeti biskuit dan konseling hingga kunjungan rumah tetapi orang tua atau pengasuh anak tidak tindak lanjut secara baik,”terangnya.

Baca Juga:  Jadi Penyumbang Terbesar Angka Stunting di Kabupaten Kupang, Ini yang Dilakukan Pj. Desa Tunbaun

Dirinya mengharapkan melalui Pemerintah Kecamatan dan Desa harus turut berperan dalam penanganan stunting.

Dirinya yakin di bulan penimbangan Agustus mendatang prevalensi angka stunting di Kabupaten Kupang ini menurun

“Kami dari dinas kesehatan harap dengan kolaborasi lintas sektor ini dapat menekan peningkatan angka stunting di Kabupaten Kupang,”harapnya.


Powered By NusaCloudHost