Menu

Mode Gelap

Berita · 26 Apr 2022 09:31 WITA ·

PEKA PM NTT Gelar Pelatihan Participatory Rural Appraisal Berbasis Kesetaraan GEDSI


					PEKA PM NTT Gelar Pelatihan Participatory Rural Appraisal Berbasis  Kesetaraan GEDSI
Perbesar

PEKA PM NTT Gelar Pelatihan Participatory Rural Appraisal Berbasis Kesetaraan GEDSI

Kupangberita.com — Perkumpulan Pendidikan Penguatan Kepemimpinan Perempuan dan Masyarakat (PEKA PM) NTT melakukan pelatihan PRA Parsipatif Berpespektif Kesetaraan Gender, Disabilitas dan Sosial Inklusi (GEDSI), di Desa Tanah Merah Senin ( 25/04/2022).

Direktur PEKA KPM NTT Delmyser Maka Ndolu mengatakan pelatihan PRA ini sangat penting dalam rangka melihat situasi perempuan dan kelompok marjinal yang ada di Desa Tanah Merah.

Baca Juga:  Pemkab Kupang Luncurkan Aplikasi Pembayaran Pajak dan Retribusi Non Tunai

Hasil dari pasca pelatihan ini dapat memberi masukan dan kontribusi dalam hal penentuan kemiskinan.

“Terkadang banyak orang biasanya hanya melihat kriteria kemiskinan itu sesuai dengan Kriteria lokal seperti melihat dari fisik rumah,”ungkap Delmyser Maka Ndolu.

Delmyser, mengatakan ukuran miskin itu bukan dilihat secara umum, tetapi ukuran miskin atau tidak miskin, ukuran yang valid itu dapat diukur secara detail meliputi aset, pola makan, fasilitas kesehatan, pendidikan dan lainnya dan itu merupakan kriteria ukur kemiskinan yang akurat terkait

Baca Juga:  Perkuat Integritas Parpol, KPK Gelar Program Politik Cerdas Berintegritas

Oleh karena itu masyarakat Desa dibekali untuk tau kriteria dan spesifik kemiskinan di desa seperti apa.

“Karena banyak orang hanya melihat kriteria kemiskinan itu sesuai dengan kriteria lokal, karena jika melihat dari fisik rumah orang tidak bisa dikatakan miskin atau tidak,” ujarnya.

Baca Juga:  BREAKING NEWS, 95 Persen Penyelenggaraan Negera Lapor LHKPN Tepat Waktu

Pada pelatihan ini akan melakukan pemetaan secara bersama dan dibuatkan peta desa yang menggambarkan segala akar persoalan kemiskinan.

Selain menggambarkan persoalan kemiskinan dalam peta tersebut juga menunjukan aset dan potensi desa dapat terbaca melalui peta itu.***

 

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 38 kali

Makson Saubaki badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Majelis Sinode GMIT Dukung Pemerintah Kota Kupang Lewat Program Pulih Bersama

19 Mei 2022 - 08:04 WITA

Foto. MS Sinode GMIT bersama Puskesma Kota Kupang lakukan vaksinasi Covid-19, di Gereja GMIT Laheroi Namosain.

DPC PDIP Kabupaten Kupang Gelar Bazar Minyak Goreng Murah Rp 14.000 Untuk Masyarakat Umum

18 Mei 2022 - 22:45 WITA

Foto. DPC PDIP Kabupaten Kupang Gelar Bazar Minyak Goreng Murah.

Terkait Pembagunan Peternakan Ayam di Oesao, Masyarakat Layangkan Surat Terbuka untuk Bupati

18 Mei 2022 - 21:56 WITA

Warga Kabupaten Kupang, Nilai ULP PLN Oesao Abaikan Keluhannya

18 Mei 2022 - 20:26 WITA

Foto. Pemilik Meteran Bugi Brianto.

Fantastis! 7.207 Anak di Kabupaten Kupang Alami Stunting

18 Mei 2022 - 19:02 WITA

Foto. dr. Chindy R.Tefa.

Perkuat Integritas Parpol, KPK Gelar Program Politik Cerdas Berintegritas

18 Mei 2022 - 12:36 WITA

Trending di Berita