Menu

Mode Gelap

Berita · 28 Apr 2022 09:54 WITA ·

Korupsi PDAM Kabupaten Kupang Jaksa Tetapkan 8 Orang Tersangka, Peluang Ada Tersangka Baru


					Korupsi PDAM Kabupaten Kupang Jaksa Tetapkan 8 Orang Tersangka, Peluang Ada Tersangka Baru Perbesar

Kupangberita.com — Tim Penyidik Kejari Kabupaten Kupang, kembali menetap delapan orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana penyertaan modal Pemerintah kabupaten Kupang ke PDAM Tirta Lontar kabupaten Kupang tahun 2015 – 2016.

Total dana penyertaan modal sebesar Rp. 6,5 miliar terdiri dari Rp. 5 miliar pada tahun 2015 dan Rp1,5 miliar tahun 2016.

Dari delapan tersangka tersebut, dua orang sudah berhasil ditahan yakni Yunias Laiskodat Direktur CV Triparty Enginering, konsultan perencana dan konsultan pengawas yang ditahan Kamis 7 April 2022.

Baca Juga:  KPK dan Banpeda Pasang Plang di Tempat Usaha dan Kunjungi Portal Galian C

Sementara David Lape Rihi, pelaksana Proyek SPAM di Tarus, Kupang Tengah ditahan Rabu 26 April 2022 siang usai diperiksa jaksa.

Kajari Kabupaten Kupang, Ridwan Angsar, SH menambahkan enam tersangka lain berinisial AA, JO, DP, AN, HS dan CH baru akan diperiksa dan ditahan usai libur lebaran ini.

Baca Juga:  Piutang PBB Kabupaten Kupang Capai Rp 27 M

Selain kedelapan tersangka masih ada potensi penambahan tersangka dari unsur eksekutif lainnya maupun legislatif.

“Dari eksekutif yakni mantan direktur PDA dan legislatif berpotensi tersangka,” terang Ridwan.

Dirinya menjelaskan pemeriksaan dalam kasus tersebut mengacu pada delapan kontrak kerja untuk proyek SPAM di Oelamasi, Tarus, Oelitneo, Bolok dan Semau.

Delapan kontrak kerja tersebut adalah perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan.

Baca Juga:  Kontingen NTT Sabet Medali Emas Cabang Olahraga Muay Thai

David Lape Rihi ditetapkan tersangka untuk proyek SPAM Tarus dengan nilai kontrak tahun 2015 sebesar Rp. 2,7 miliar dan tahun 2016 sebesar Rp. 500 juta.

Hasil pemeriksaan penyidik, Lape Rihi menggunakan CV Anisa Puteri dan Cempaka Indah untuk proyek di dua tahun anggaran tersebut.

“Hasil dari Proyek tersebut tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” jelasnya.**

 

 

 

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 956 kali

Makson Saubaki badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Majelis Sinode GMIT Dukung Pemerintah Kota Kupang Lewat Program Pulih Bersama

19 Mei 2022 - 08:04 WITA

Foto. MS Sinode GMIT bersama Puskesma Kota Kupang lakukan vaksinasi Covid-19, di Gereja GMIT Laheroi Namosain.

DPC PDIP Kabupaten Kupang Gelar Bazar Minyak Goreng Murah Rp 14.000 Untuk Masyarakat Umum

18 Mei 2022 - 22:45 WITA

Foto. DPC PDIP Kabupaten Kupang Gelar Bazar Minyak Goreng Murah.

Terkait Pembagunan Peternakan Ayam di Oesao, Masyarakat Layangkan Surat Terbuka untuk Bupati

18 Mei 2022 - 21:56 WITA

Warga Kabupaten Kupang, Nilai ULP PLN Oesao Abaikan Keluhannya

18 Mei 2022 - 20:26 WITA

Foto. Pemilik Meteran Bugi Brianto.

Fantastis! 7.207 Anak di Kabupaten Kupang Alami Stunting

18 Mei 2022 - 19:02 WITA

Foto. dr. Chindy R.Tefa.

Perkuat Integritas Parpol, KPK Gelar Program Politik Cerdas Berintegritas

18 Mei 2022 - 12:36 WITA

Trending di Berita