Menu

Mode Gelap

Berita · 26 Mar 2022 18:00 WITA ·

Hingga Saat ini 2000 Lebih Warga di Kabupaten Kupang Sudah Menerima Vaksin


					Hingga Saat ini 2000 Lebih Warga di Kabupaten Kupang Sudah Menerima Vaksin Perbesar

Kupangberita.com — Sampai dengan saat ini 2000 lebih warga di Kabupaten kupang sudah vaksin. Hal ini disampaikan oleh Bupati Kupang Korinus Masneno saat audiensi penguatan dukungan lintas sektor dalam kegiatan kampanye dan pelibatan masyarakat untuk peningkatan vaksinasi C-19.

Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Bupati Kupang di Oelamasi pada Jumat ( 25/03 2022).

Turut mendampingi Sekda Kab. Kupang Obet Laha, Ketua Tim Advokasi Kesehatan Sakri Sab Atmaja, Forkopimda kab. Kupang, Community Mobilization Officer John Hopkins Center For Communication Programa (JHCCP) Wendy Sarasdyani, Sekretaris Dinkes Kab. Kupang dr. Tjokorda Swastika, Kasie Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Dinkes Propinsi NTT I Made Sumiartha, Koordinator JHCCP Propinsi NTT Titik Soeprijati.

Bupati Kupang Korinus Masneno mengucapkan selamat datang kepada Direktur Kemenkes dari Pusat hingga Propinsi yang sudah hadir mengikuti kegiatan ini.

“Inilah kondisi dari kabupaten Kupang saat ini. Semoga dengan kegiatan ini, kita bisa berpikir dan memberi inovasi untuk mengatasi Covid -19 yang ada di Kabupaten Kupang,” ujar Bupati.

Bupati mengakui mengakui bahwa memang ada kendala dalam pencapaian target yang memerlukan upaya lebih, seperti sebelum ada target vaksinasi.

Baca Juga:  Bupati Kupang Minta Rencana Pembangunan Kandang Ayam di Desa Oesao Dihentikan

Pemerintah Kabupaten Kupang sudah melakukan kebijakan vaksin, dimana masyarakat kabupaten Kupang bisa menggunakan faskes lain dan kemudian di input melalui kegiatan mereka, meskipun data yang di input sangat kurang.

Namun, Pemkab bersama dengan Forkopimda tetap berupaya agar semua masyarakat bisa di vaksin. Dan setelah di inventarisir sudah sekitar 2000 lebih masyarakat kabupaten Kupang yang di vaksin.

Masneno mengakui, di tahun ini, banyak yang terkena Covid -19, namun dalam sistem data Covid hanyalah data komulatif, dimana data tersebut adalah data awal adanya Covid-19, di kabupaten Kupang hingga saat ini, tentang banyaknya masyarakat yang terkena Covid-19 saja.

Tidak hanya berbicara soal data, Bupati Masneno mengharapkan agar Direktur Kemenkes bisa memberi motivasi dan semangat kerja sama dalam peningkatan vaksinasi di kabupaten Kupang.

Memang sudah ada upaya yang dilakukan meski dengan berbagai kekurangan, namun pasti perlu motivasi serta inovasi yang baru dalam kerja sama membangun Indonesia yang sehat.

Baca Juga:  Tim Swara Parangpuan dan Yayasan Ume Daya Nusantara Memperkenalkan Programnya di Sumba Timur

Sementara itu Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes dr. Imran Agus Nurali mengatakan kita sering mengamati soal perpindahan situasi pandemi menjadi endemi.

Namun, hal itu jangan menjadi eforia karena masih ada kelompok yang memiliki resiko terkena Covid 19.

dr. Imran menjelaskan, sambil menunggu status endemi sebagai status nasional, propinsi NTT merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang diharap mampu memperbaiki penyebaran informasi hoax dengan mengkomunikasikan informasi tentang vaksinasi Covid.

“Semua pihak telah berupaya dalam pencegahan Covid-19, di Kabupaten Kupang yang berbatasan langsung dengan kota Kupang, datanya masih diverifikasi agar tidak terjadi kerugian data seperti yang terjadi saat ini di kabupaten dan kota kupang,”ujarnya.

Menurut dr. Imran, vaksin sendiri bisa meminimalisir dampak terkena Covid-19, ini terkait dengan rencana program yang bertujuan meningkatkan akses untuk lansia agar mendapatkan vaksinasi.

“Terimakasih sudah menerima kehadiran kami, juga untuk koordinasi Forkopimda dan OPD terkait lainnya, dimana fungsi dinas kesehatan menjadi mudah untuk mencegah dampak terkena Covid 19.

Baca Juga:  LSM Swara Parangpuan, Kembali Revitalsasi Desa Uiasa Jadi Ikon Wisata

Kami dari Kemenkes Pusat sampai daerah siap mendukung, jalannya pencapaian ini asalkan semua masyarakat bisa di vaksinasi”, tutup dr. Imran.

Lebih lanjut, Pabung Letkol inf. Parada Napitupulu juga menegaskan bahwa Forkopimda akan terus membantu kegiatan ini.

Meskipun mengalami kesulitan dalam kegiatan vaksinasi di masyarakat karena adanya berita hoax yang menyebar sehingga membuat masyarakat takut untuk di vaksin.

Perwira Penghubung kabupaten Kupang ini juga berharap agar situasi pandemi yang diubah menjadi endemi, bisa segera dilaksanakan agar masyarakat yang terkena Covid yang tidak terlalu parah bisa melakukan isolasi mandiri.

Kapolres Kupang AKBP FX Irwan Arianto S.I.K, M.H, melanjutkan bahwa pelayanan yang dilakukan di Kepolisian harus menunjukkan bukti vaksin.

Menurutnya, jika semua pihak terkait bekerja sama merumuskan pola dan teknik yang membuat masyarakat memiliki mindset yang baik tentang vaksin maka tidak sulit mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi.

“Semuanya bisa di implementasikan dari desa hingga kecamatan untuk merubah mindset masyarakat,” ujar Kapolres Kupang.**

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 77 kali

Makson Saubaki badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Majelis Sinode GMIT Dukung Pemerintah Kota Kupang Lewat Program Pulih Bersama

19 Mei 2022 - 08:04 WITA

Foto. MS Sinode GMIT bersama Puskesma Kota Kupang lakukan vaksinasi Covid-19, di Gereja GMIT Laheroi Namosain.

DPC PDIP Kabupaten Kupang Gelar Bazar Minyak Goreng Murah Rp 14.000 Untuk Masyarakat Umum

18 Mei 2022 - 22:45 WITA

Foto. DPC PDIP Kabupaten Kupang Gelar Bazar Minyak Goreng Murah.

Terkait Pembagunan Peternakan Ayam di Oesao, Masyarakat Layangkan Surat Terbuka untuk Bupati

18 Mei 2022 - 21:56 WITA

Warga Kabupaten Kupang, Nilai ULP PLN Oesao Abaikan Keluhannya

18 Mei 2022 - 20:26 WITA

Foto. Pemilik Meteran Bugi Brianto.

Fantastis! 7.207 Anak di Kabupaten Kupang Alami Stunting

18 Mei 2022 - 19:02 WITA

Foto. dr. Chindy R.Tefa.

Perkuat Integritas Parpol, KPK Gelar Program Politik Cerdas Berintegritas

18 Mei 2022 - 12:36 WITA

Trending di Berita