Menu

Mode Gelap

Berita · 2 Feb 2022 16:34 WITA ·

Besok Simpatisan Jeriko Datangi Mapolda NTT, Tuntut Bubarkan Kegiatan Partai Demokrat


					Foto. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY). Perbesar

Foto. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY).

Kupangberita.com —– Kemelut di tubuh Partai Demokrat masih terus berlanjut pasca penetapan Leonardus Lelo sebagai Ketua DPD Partai Demokrat NTT oleh Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada awal Januari lalu.

Penetapan tersebut dinilai janggal karena Leonardus Lelo kalah jumlah perolehan suara oleh Jefri Riwu Kore dengan skor 12-11, oleh karena itu ratusan masa simpatisan Jefri Riwu Kore (Jeriko) akan mendatangi Mapolda NTT guna menyampaikan beberapa poin tuntutan termasuk melarang kegiatan Partai Demokrat di NTT sebelum ada klarifikasi dan penjelasan resmi oleh Ketua Umum AHY tentang situasi tersebut.

koordinator aksi damai simpatisan Jeriko, Herison Arianto Kore, Rabu (2/2) mengatakan Aksi simpatisan Jeriko tersebut akan berlangsung besok, Kamis (3/2).

Baca Juga:  DPC Partai Hanura Kabupaten Kupang, Masih Dipimpin Putra Amarasi

Dirinya membeberkan poin yang akan mereka sampaikan adalah menuntut AHY untuk mengklarifikasi mengapa sehingga Jeriko kalah, padahal perolehan suaranya unggul atas Leo Lelo, yang kedua menurut Herison, mereka juga mendesak agar Pengurus Partai Demokrat untuk tidak melakukan langkah apapun sampai AHY menjelaskan tentang proses yang sedang berjalan.

Yang ke tiga, simpatisan Jeriko akan mengejar sampai di manapun kegiatan Partai Demokrat yang dilakukan di NTT selama belum ada penjelasan resmi dari AHY kenapa Jeriko kalah dalam proses demokrasi, termasuk kegiatan konsolidasi kader yang akan berlangsung pada Sabtu (5/2).

Baca Juga:  Pendukung  Jefry Riwu Kore Ramai – Ramai Bakar Atribut Partai Demokrat, Kenapa?

Mengingat polemik berkepanjangan ini belum tuntas, simpatisan Jeriko meminta dan mewanti-wanti agar Polda NTT membatalkan kegiatan Partai Demokrat yang akan berlangsung pada Sabtu (5/2) di Kota Kupang.

“Kami menolak keras kegiatan apapun yang dilakukan Partai Demokrat di NTT, kami meminta dan mendesak kepolisian dan Kapolda untuk membatalkan kegiatan Partai Demokrat dengan alasan penegakan Kamtibmas,” ujar Heri.

“Karena hal ini bisa menimbulkan persoalan serius di Kota Kupang bahkan NTT, karena belum ada rekonsiliasi dan mediasi oleh Ketua Umum AHY, kami mengingatkan kepada pengurus Partai Demokrat, selama persoalan ini masih menggantung jangan dulu membuat euforia berlebihan di daerah ini, kami tunggu ketua umum AHY mengklarifikasi kejadian ini,” ujarnya lagi.

Baca Juga:  Johanis Munah Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD PAW Dari Partai Demokrat

Heri juga mengajak seluruh Simpatisan Pecinta Jeriko untuk bergerak bersama dalam aksi damai tersebut, aksi ini akan dimulai dari titik kumpul di Taman Nostalgia, Jalan Frans Seda, Kamis (3/2) pukul 10:00 wita, kemudian masa akan melakukan long marc menuju Mapolda NTT.

“Kami juga mengajak semua Simpatisan Pecinta Jeriko di Kota Kupang untuk bergabung bersama dalam aksi damai tersebut,” pungkasnya.

( Makson Saubaki)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 8 kali

Makson Saubaki badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Majelis Sinode GMIT Dukung Pemerintah Kota Kupang Lewat Program Pulih Bersama

19 Mei 2022 - 08:04 WITA

Foto. MS Sinode GMIT bersama Puskesma Kota Kupang lakukan vaksinasi Covid-19, di Gereja GMIT Laheroi Namosain.

DPC PDIP Kabupaten Kupang Gelar Bazar Minyak Goreng Murah Rp 14.000 Untuk Masyarakat Umum

18 Mei 2022 - 22:45 WITA

Foto. DPC PDIP Kabupaten Kupang Gelar Bazar Minyak Goreng Murah.

Terkait Pembagunan Peternakan Ayam di Oesao, Masyarakat Layangkan Surat Terbuka untuk Bupati

18 Mei 2022 - 21:56 WITA

Warga Kabupaten Kupang, Nilai ULP PLN Oesao Abaikan Keluhannya

18 Mei 2022 - 20:26 WITA

Foto. Pemilik Meteran Bugi Brianto.

Fantastis! 7.207 Anak di Kabupaten Kupang Alami Stunting

18 Mei 2022 - 19:02 WITA

Foto. dr. Chindy R.Tefa.

Perkuat Integritas Parpol, KPK Gelar Program Politik Cerdas Berintegritas

18 Mei 2022 - 12:36 WITA

Trending di Berita