Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur VBL Tantang KNPI Kembangkan Potensi Alam NTT

Avatar photo
Foto. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), saat menerima kunjungan pengurus DPD KNPI NTT.
Foto. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), saat menerima kunjungan pengurus DPD KNPI NTT.

Kupangberita.com — Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) memberikan tantangan untuk para pengurus dan anggota DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) NTT ikut terjun langsung ke lapangan mengelola sumberdaya alam NTT.

Hal ini disampaikan VBL saat menerima kunjungan pengurus DPD KNPI NTT, Jumat (11/2/2022) kemarin. Pengurus KNPI NTT yang hadir, yakni Ketua DPD Yoyarib Mau, Sekretaris, Simat Manaf, Bendahara Leonardus Lian Liwun dan beberapa pengurus lainnya. Sementara Gubernur VBL didampingi Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi NTT, Doris Rihi dan beberapa tim ahli gubernur.

Gubernur VBL menyampaikan saat ini NTT sedang gencar-gencarnya membangun sektor pertanian, peternakan dan kelautan.
Potensi- potensi sedang dibangun untuk mengangkat ekonomi masyarakat.

Ia menjelaskan beberapa program yang sedang dilaksanakan, yakni tanam jagung panen sapi (TJPS) yang dilaksanakan di semua kabupaten.

Baca Juga:  Resmi Dibuka Wakapolda, 238 Siswa Diktukba Polri Siap Jalani Pendidikan di SPN Polda NTT

Pemerintah tak sendirian, pihak swasta juga diajak bekerja sama, termasuk lembaga-lembaga pendidikan dan keagamaan.

Dirinya juga mengajak KNPI sebagai organisasi kepemudaan untuk ikut andil dalam program ini.

“Sudah tidak zaman pemuda habiskan waktu diskusi di belakang meja, tapi turun ke lapangan dan langsung kerja,” ujar VBL.

Menurutnya, pemuda punya energi yang cukup untuk mengangkat berbagai potensi daerah ini.

Oleh karena itu, KNPI harus terjun ke lapangan untuk menggenjot sektor pertanian, peternakan, kelautan dan perikanan.

“Kita sebenarnya kaya, tapi karena kita tidak maksimal dalam mengelola kekayaan. Kita punya potensi pertanian.

Lahan masih sangat luas. Dibiarkan kosong. Kita miskin tapi hanya nonton lahan kosong. Saatnya kita bergerak untuk lahan-lahan kosong ini kita tanam sebanyak-banyaknya. KNPI (sebagai) anak-anak muda harus aktif,” kata mantan anggota DPR RI ini.

Baca Juga:  Tunjangan Guru Daerah Terpencil di Kabupaten Kupang Tak Kunjung Cair, Ngaku Ada Diskriminasi

Gubernur meminta KNPI untuk bekerja sama dengan masyarakat dan berbagai elemen untuk menyiapkan lahan agar bisa mengelola pertanian dengan baik.

“Di Kabupaten Kupang lahan kosong terlalu banyak. Silakan kalian tentukan di mana. Kita kolaborasi asal kalian mau kerja,” ujarnya.

Tak hanya jagung, menurut VBL, tahun depan NTT membutuhkan kelor basah sejumlah 10 ribu ton.

Kelor ini akan diolah di pabrik yang akan dibangun di NTT untuk dijadikan pakan ternak. Oleh karena itu, Pemprov NTT sedang membangun kerja sama dengan berbagai lembaga untuk memenuhi kebutuhan ini.


Powered By NusaCloudHost