Menu

Mode Gelap

Anggota DPR RI · 2 Des 2021 18:37 WITA ·

Ansy Lema Ingatkan Kepala BKSDA NTT Jangan Ganggu Cagar Alam Mutis


					Foto. Anggota Komisi IV DPR RI Dapil  NTT II dari Fraksi PDI Perjuangan, Yohanis Fransikus  Lema, saat berada di Gapoktan Manekat Desa Penfui Timur. Perbesar

Foto. Anggota Komisi IV DPR RI Dapil NTT II dari Fraksi PDI Perjuangan, Yohanis Fransikus Lema, saat berada di Gapoktan Manekat Desa Penfui Timur.

Kupangberita.com — Anggota Komisi IV DPR RI Dapil NTT II dari Fraksi PDI Perjuangan, Yohanis Fransikus Lema secara tegas mengigatkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) NTT agar tidak menurunkan status Cagar Alam (CA) Mutis TTS Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi Taman Wisata Alam (TWA) atau Taman Nasional.

Ansy Lema, Rabu ( 1/13) di Desa Penfui Timur mengatakan ada rencana dari otoritas BKSDA NTT mau menurunkan status Cagar Alam Mutis (CAM) menjadi Taman Wisata Alam (TWA).

“Saya menanyakan sikap masyarakat adat baik di TTS, TTU dan sebagain di kabupaten kupang pada umumnya menolak. Alasan penolakan itu karena cagar alam mutis merupakan jantungnya peradaban masyarakat timor.

Baca Juga:  Johanes Mase Didapuk Jadi Pembina Poktan Manekat

Cagar alam mutis merupakan paru – parunya pulau timor. Selain itu cagar alam muti merupakan identitas dan identitas masyarakat pulau timor dan merupakan pusat konservasi dan sumber air bagi pulau timor,” ujar Ansy Lema.

“Dikuatirkan statusnya di turunkan menjadi status wisata alam akan terjadi penebangan pohon, perombakan floranya hal tersebut akan berdampak pada fauna lainya.

Hal tersebut akan berdampak pada keseimbangan alam dan ekosistem terganggu dan wilayah timor ini akan kehilangan sumber air.

Karena di wilayah mutis itu merupakan titik sumber air terbanyak dan pemasok sumber air tanah bagi pulau timor bahkan disekitar distrik timur leste,” ujar Ansy.

Baca Juga:  Ansy Lema dan BPTP NTT Dukung Diseminasi dan Hilirisasi Inovasi Teknologi Pertanian

Ansy menegaskan, bahwa kita sudah sepakat dengan KLHK dan dirjen KSDA untuk tidak di turunkan status ini, bahkan pada saat rapat pada bulan maret itu saya titipkan kain tenun adat dari masyarakat di sana kepada menteri LHK dan dirjen KSDA untuk tidak turunkan status ini.

Aneh tiba – tiba di lapangan ada pergerakan untuk membangun opini dengan alasan bahwa alam mutis ini eksotis, indah panorama alamnya bagus maka perlu dijadikan wisata,” tegas Ansy Lema.

“Menurut saya pribadi silakan pergi melihat, indahnya eksotis alam di mutis. Tetapi jangan merombak keaslian dan orisinalitas mutis.

Baca Juga:  Ansy Lema Serahkan 1 Unit Alsintan untuk Poktan Manekat

Pariwisata mutis tidak perlu dibarengi dengan penurunan status.

Ansy mengaku bahwa dirinya didekati oleh Kepala BKSDA NTT yang baru bertugas satu bulan di NTT untuk mendukung penurunan status cagar alam mutis.

Saya ingatkan kepada beliau karena baru satu bulan bertugas di NTT jangan main – main dengan cagar alam mutis. Bapak kerja saja yang lain.

Cagar alam mutis jangan diutak – atik nanti berhadapan dengan Ansy Lema. Pada saat rapat komisi IV saya suarakan ini dan didukung penuh oleh semua teman – teman di komisi IV DPR RI,” ujar politisi muda PDIP ini.

( Makson Saubaki)

 

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 29 kali

Makson Saubaki badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Majelis Sinode GMIT Dukung Pemerintah Kota Kupang Lewat Program Pulih Bersama

19 Mei 2022 - 08:04 WITA

Foto. MS Sinode GMIT bersama Puskesma Kota Kupang lakukan vaksinasi Covid-19, di Gereja GMIT Laheroi Namosain.

DPC PDIP Kabupaten Kupang Gelar Bazar Minyak Goreng Murah Rp 14.000 Untuk Masyarakat Umum

18 Mei 2022 - 22:45 WITA

Foto. DPC PDIP Kabupaten Kupang Gelar Bazar Minyak Goreng Murah.

Terkait Pembagunan Peternakan Ayam di Oesao, Masyarakat Layangkan Surat Terbuka untuk Bupati

18 Mei 2022 - 21:56 WITA

Warga Kabupaten Kupang, Nilai ULP PLN Oesao Abaikan Keluhannya

18 Mei 2022 - 20:26 WITA

Foto. Pemilik Meteran Bugi Brianto.

Fantastis! 7.207 Anak di Kabupaten Kupang Alami Stunting

18 Mei 2022 - 19:02 WITA

Foto. dr. Chindy R.Tefa.

Perkuat Integritas Parpol, KPK Gelar Program Politik Cerdas Berintegritas

18 Mei 2022 - 12:36 WITA

Trending di Berita