Menu

Mode Gelap

Berita · 7 Nov 2021 13:40 WITA ·

Penumpang Kapal Sirimau Asal Kelurahan Tarus Meninggal Saat Menuju Kupang


					Foto. Ibu Almarhum Sisilia Baran Liun dan Almarhum Yohanis Make Baran. Perbesar

Foto. Ibu Almarhum Sisilia Baran Liun dan Almarhum Yohanis Make Baran.

Kupangberita.com – Yohanes Make Baran (33) asal Kelurahan Tarus Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang , meninggal dunia di atas Kapal Pelni KM Sirimau dalam perjalanan dari Ambon , menuju Kupang.

Yohanes Baran meninggal pukul 00.00 Wita, Sabtu (6/11), saat kapal sudah keluar dari pelabuhan Yos Sudarso Ambon dan saat ini mayat masih berada dalam kapal dan berada di perairan wilayah Sulawesi Tenggara.

Salah satu teman almarhum yang berhasil dihubungi keluarga melalui sambungan telepon Gabriel Moiresa Minggu ( 7/11) mengatakan, almarhum meninggal karena ada riwayat sakit lambung.

Baca Juga:  Akses Jalan Lelogama - Manubelon Rusak, Srikandi Amfoang Minta Perhatian Pemerintah

Dalam perjalananya dari Ambon menuju kupang almarhum seorang diri, beruntungnya di atas kapal ada teman asal satu kampung yang saat ini bersama almarhum di atas kapal Sirimau.

Ibu dari Almarhum Sisilia Baran Liun Kepada media berharap “agar adanya kordinasi dari pihak PELNI Cabang Kupang dan Kapal Pelni Sirimau dapat mengantar jenazah anaknya hingga sampai kupang.

Baca Juga:  Aneh, Pemerintah Kabupaten Kupang Biarkan Mantan Napi Korupsi Berkantor Kembali

Ia menjelaskan anaknya berangkat ke Ambon pada minggu kedua Oktober 2021, dengan tujuan mengunjungi istri dan anaknya di Ambon karena saat ini istrinya bertugas di Ambon,”harap Sisilia.

Sementara itu kuasa hukum keluarga, Israel Kudang Laiskodat, SH mengatakan, ” kami mengharapkan adanya kerja sama yang baik dari pihak kapten kapal Sirimau sebagai pengangkut dapat melaksanakan kewajibannya sebagaimana yang diatur dalam pasal 40 dan 41 ayat 1 UU No.17 Tahun 2008 tentang pelayaran,”tegas Israel

Baca Juga:  Dinilai Lurah Tuatuka Tidak Transparan Kelola Dana, LPM Minta Inspektorat Audit

“Hasil kordinasi saya dengan pihak kepala Pelni Cabang Kupang Akhamad Syafran mengatakan bahwa dirinya sementara berkordinasi dengan pihak Pelni Bau – bau Sulawesi Tenggara yang membawahi pelabuhan wanci.

Kapal Sirimau akan bersandar di pelabuhan Wanci dan akan di kremasi, selanjutnya kapal akan melanjutkan perjalanan ke wilayah NTT,”ujar Laiskodat.

( Makson Saubaki)

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 29 kali

Makson Saubaki badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Majelis Sinode GMIT Dukung Pemerintah Kota Kupang Lewat Program Pulih Bersama

19 Mei 2022 - 08:04 WITA

Foto. MS Sinode GMIT bersama Puskesma Kota Kupang lakukan vaksinasi Covid-19, di Gereja GMIT Laheroi Namosain.

DPC PDIP Kabupaten Kupang Gelar Bazar Minyak Goreng Murah Rp 14.000 Untuk Masyarakat Umum

18 Mei 2022 - 22:45 WITA

Foto. DPC PDIP Kabupaten Kupang Gelar Bazar Minyak Goreng Murah.

Terkait Pembagunan Peternakan Ayam di Oesao, Masyarakat Layangkan Surat Terbuka untuk Bupati

18 Mei 2022 - 21:56 WITA

Warga Kabupaten Kupang, Nilai ULP PLN Oesao Abaikan Keluhannya

18 Mei 2022 - 20:26 WITA

Foto. Pemilik Meteran Bugi Brianto.

Fantastis! 7.207 Anak di Kabupaten Kupang Alami Stunting

18 Mei 2022 - 19:02 WITA

Foto. dr. Chindy R.Tefa.

Perkuat Integritas Parpol, KPK Gelar Program Politik Cerdas Berintegritas

18 Mei 2022 - 12:36 WITA

Trending di Berita